BEM FH Universitas Semarang Gelar LKMM Tingkat Dasar dan Makrab

InShot_20251125_192143573
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Semarang (USM) mengadakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) dan Malam Keakraban (Makrab), pada 21-23 November 2025.

Kegiatan LKMM diadakan di Gedung V Lantai VI USM pada 21 November 2025.

Sedangkan Makrab digelar di Yayasan Bina Dharma Salatiga pada 22-23 November 2025 secara offline dan online.

Baca Juga:  Awali 2025, UNDIP Kukuhkan 36 Guru Besar sebagai Langkah Strategis Menuju Kampus Kelas Dunia

Kegiatan yang mengambil tema ”Optimalisasi Potensi Kreatifitas dan Kolaborasi Mahasiswa Menuju Kepemimpinan yang Berintegritas” itu diikuti 309 mahasiswa dari kelas pagi dan sore.

Kegiatan LKMM-TD menghadirkan narasumber dosen FH USM, Khaidar Alifika El Ula, S.H., M.Kn, alumni FH USM, Yefta Damar Galih Atmaja, S.H., M.H. dan mantan wakil Gubernur BEM FH USM, Akarel Satrya Pratama.

Makrab menghadirkan narasumber alumni FH USM, Ayu Wanovika, S.H. dan mantan Gubernur BEM FH USM, Aziyzah Qurrotu A’yun Sultonu Mas’ad.

Baca Juga:  Perkumpulan Penulis Indonesia Jawa Tengah Akan Ramaikan Bedah Buku di Perpustakaan Provinsi

Ketua Panitia, Natasya Aprilia Putri mengatakan, tujuan kegiatan tersebut membekali mahasiswa dengan kemampuan memimpin dengan cara memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan kemampuan manajerial.

Dia berharap, mahasiswa memiliki keterampilan manajerial yang sepadan dengan tingkat tanggung jawabnya masing-masing.

Baca Juga:  Kota Lama Semarang Jadi Rujukan Nasional, Wagub DKI Rano Karno Tinjau Revitalisasi Heritage

Selain itu juga mahasiswa memiliki tanggung jawab, jujur, sikap mandiri, kemampuan bekerja sama, dan jiwa kewirausahaan karena kemampuannya berorganisasi.

”Kami berharap, melalui kegiatan ini mahasiswa mampu menerapkan dan mengembangkan kemampuannya untuk
berpikir secara ilmiah dalam praktek berorganisasi,” katanya.

“Selain itu juga mampu menerapkan kesadaran berbangsa dan bernegara serta rasa cinta tanah air serta mereka memiliki kompetensi yang utuh,” ungkapnya.***(bgy)