Wali Kota Semarang Soroti Peran Strategis TNI-Polri dalam Menjaga Ketertiban

IMG-20260409-WA0079
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengapresiasi kesiapan jajaran Polrestabes Semarang, Kodim 0733, serta seluruh unsur Forkopimda dalam mengawal kondusivitas Ibu Kota Jawa Tengah menjelang Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Agustina usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Candi Tahun 2026” di Lapangan Pratisarawirya Polrestabes Semarang, baru-baru ini.

Agustina menyoroti keberhasilan jajaran kepolisian dan TNI yang dalam tiga bulan terakhir sukses menekan peredaran narkoba dan miras sebagai langkah sterilisasi kota sebelum menyambut arus mudik.

“Kami melihat hasil luar biasa dari Kapolrestabes dan jajaran yang sukses mengungkap transaksi narkoba, serta operasi miras bersama Kodim 0733. Yang paling heroik adalah saat menjaga kondusivitas Semarang ketika terjadi gelombang demonstrasi tahun lalu. Dengan pengamanan yang solid ini, kami optimis stabilitas Kota Semarang tetap terjaga sepanjang perayaan Lebaran nanti,” ujarnya.

Baca Juga:  Menapaki Pesona Desa Wisata Onje ; Kenalkan Kekayaan Alam dan Cikal Bakal Purbalingga

Kesiapan pengamanan tersebut turut diperkuat dengan langkah manajerial melalui _High Level Meeting_ (HLM) yang digelar Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bersama instansi terkait.

Pertemuan tersebut menyepakati tiga poin utama: kenyamanan pemudik di semua fase (mudik, hari H, dan balik), mengendalikan harga barang untuk menekan inflasi, serta membangun posko bersama untuk sinkronisasi tindakan dan informasi di lapangan.

“Kami sepakat membuat posko bersama guna menyinkronkan segala tindakan dan informasi. Bahkan dari Kanwil Kementerian Agama Kota Semarang memastikan semua masjid di jalur mudik bersih, layak, dan informasinya terkoneksi ke sistem Info Lebaran di Pemkot Semarang,” terangnya.

Baca Juga:  Ketua NPCI Senny Marbun Terima Kasih Dukungan dan Pengawalan Jaksa Agung Persiapan Tim Indonesia Paralympics Paris 2024

Poin krusial dalam pengamanan tahun ini adalah integrasi data antara sistem milik Pemkot Semarang dengan aplikasi Libas (Polisi Hebat Semarang) milik Polrestabes. Melalui kolaborasi ini, pemudik dapat mengakses informasi secara real-time, mulai dari lokasi masjid terdekat hingga akses pantauan CCTV di titik-titik strategis.

“Kita integrasikan aplikasi Pemkot dengan Libas. Jadi kalau ada pemudik yang kehilangan anaknya di rest area, mereka bisa langsung unduh Libas untuk memantau CCTV on that time. Informasi Park and Ride milik Polrestabes juga akan terintegrasi dalam satu sistem,” tambahnya.

Baca Juga:  Dukungan Menguat, Mantan Bos PSIS Dorong Hevearita Gunaryanti Rahayu Maju Lagi di Pilwakot Semarang

Wali Kota berharap sinergi lintas instansi ini dapat memberikan rasa aman bagi pemudik serta kesan mendalam bagi siapa saja yang singgah di Kota Semarang.

Baginya, kenyamanan warga merayakan hari kemenangan menjadi indikator utama kesuksesan Operasi Ketupat Candi tahun ini.

“Ini sinergi yang sangat baik untuk menyiapkan gawe besar Idul Fitri di Kota Semarang. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang datang, tinggal, maupun yang melintas, dapat merayakan Lebaran dengan perasaan yang jauh lebih nyaman dan bahagia,” pungkasnya. (Adv)