Wali Kota Semarang Ajak 96 Anak Yatim Nobar Film Children of Heaven, Tanamkan Nilai Empati dan Kasih Sayang

InShot_20260531_093948140
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menunjukkan kepeduliannya terhadap anak-anak yatim dengan mengajak 96 anak dari Panti Asuhan At Taqwa Meteseh menonton bersama film Children of Heaven, Sabtu, 30 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Semarang dalam menghadirkan perhatian, kasih sayang, serta ruang kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu menyapa langsung para anak panti, bercengkerama, sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar dan berani meraih cita-cita.

Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh bahagia, memperoleh perhatian, dan mendapatkan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

“Anak-anak ini adalah anak-anak kita semua. Mereka harus merasakan bahwa ada banyak orang yang peduli dan sayang kepada mereka,” kata Agustina.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Bersama Bank Indonesia Gelar Gerakan Pangan Murah dan Kempling Semar Untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

“Saya ingin mereka bahagia, percaya diri, dan yakin bahwa mereka bisa meraih cita-cita setinggi mungkin,” imbuhnya, usai kegiatan nonton bareng.

Film Children of Heaven dipilih karena dinilai sarat dengan pesan moral tentang kasih sayang keluarga, perjuangan hidup, kejujuran, dan keteguhan hati dalam menghadapi keterbatasan.

Film asal Iran tersebut mengisahkan dua saudara yang harus berbagi satu pasang sepatu akibat kondisi ekonomi keluarga yang sulit, namun tetap menunjukkan semangat, pengorbanan, dan cinta keluarga yang kuat.

Usai pemutaran film, Agustina mengapresiasi karya yang mampu menyampaikan pesan kemanusiaan secara sederhana namun menyentuh.

Menurutnya, kebahagiaan tidak selalu lahir dari kemewahan, melainkan dari nilai-nilai kehidupan yang tumbuh dalam keluarga.

“Film ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan tidak selalu lahir dari kemewahan. Justru dari keterbatasan, kita belajar tentang pengorbanan, kasih sayang, kejujuran, dan tanggung jawab dalam keluarga. Nilai-nilai seperti inilah yang perlu terus ditanamkan kepada anak-anak kita,” jelasnya.

Baca Juga:  Pertemuan Audiensi Kejagung dengan BRGM Bahas Perlindungan Gambut dan Mangrove

Ia menambahkan, Children of Heaven bukan sekadar tontonan, tetapi juga sarana pembelajaran yang dapat menumbuhkan empati serta penghargaan terhadap perjuangan orang lain.

“Kalau anak-anak kita bisa belajar tentang empati, menghormati orang tua, menyayangi saudara, dan menghargai perjuangan orang lain, maka kita sedang membangun generasi yang kuat, bukan hanya secara intelektual tetapi juga secara moral,” tegasnya.

Suasana nobar berlangsung meriah. Gelak tawa, rasa haru, dan antusiasme anak-anak mewarnai jalannya pemutaran film.

Bagi sebagian besar peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berkesan karena selain menikmati hiburan edukatif, mereka juga merasakan perhatian langsung dari orang nomor satu di Kota Semarang.

Salah satu peserta, Nabil, mengaku terkesan dengan pesan yang disampaikan film tersebut. Menurutnya, kisah yang ditampilkan memberikan pelajaran tentang pengorbanan dan kasih sayang dalam keluarga.

Baca Juga:  Gelar Seminar Efisiensi Anggaran VS Kinerja Perawat, HPMI Jawa Tengah : "Pelayanan Pasien di Rumah Sakit Tetap Profesional"

“Seru banget. Kita bisa lihat perjuangan keluarga. Dapat pesan tentang perjuangan seorang kakak terhadap adiknya. Kakaknya banyak berkorban dan selalu mengalah untuk adiknya,” ungkap Nabil.

Sementara itu, pengasuh Panti Asuhan At Taqwa Meteseh, Anikoh, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan Wali Kota Semarang kepada anak-anak asuhnya.

Ia menilai perhatian seperti ini memiliki arti besar karena membuat anak-anak merasa diperhatikan dan menjadi bagian dari keluarga besar Kota Semarang.

Kegiatan nonton bareng tersebut sekaligus menegaskan komitmen Agustina dalam membangun Kota Semarang yang tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga mengedepankan kepedulian sosial dan perlindungan terhadap kelompok rentan, termasuk anak-anak yatim.

“Semarang adalah rumah bersama. Anak-anak yatim juga bagian dari keluarga besar Kota Semarang. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk hadir, memberikan perhatian, dan memastikan mereka tumbuh dengan penuh harapan,” pungkasnya.***