Tim SAR Gabungan Temukan Korban Hanyut di Sungai Banjir Kanal Barat Semarang Pagi Ini

InShot_20260523_130843432
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu, 23 Mei 2026 pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 08.10 WIB dalam kondisi tersangkut di tepian sungai, sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian.

Setelah proses evakuasi dilakukan, identitas korban berhasil diketahui melalui kartu tanda penduduk (KTP) yang ditemukan di saku korban.

Baca Juga:  Menteri LHK Serukan Resolusi Plastik untuk Atasi Polusi Sampah Plastik

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan korban diketahui bernama Sugiyo (65), warga Sri Rejeki V, Kalibanteng Kidul, Semarang.

“Korban atas nama Sugiyo, umur 65 tahun, warga Sri Rejeki V Kalibanteng Kidul Semarang,” ujar Budiono.

Ia menjelaskan, usai ditemukan korban langsung dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Ditemukan pukul 08.10 WIB, kurang lebih satu kilometer dari lokasi kejadian di pinggir sungai. Selanjutnya korban dibawa ke RS Kariadi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga:  Polisi Sita Gedung Wismilak Surabaya

Sebelumnya, Sugiyo dilaporkan hanyut pada Jumat, 22 Mei 2026 saat sedang buang air besar di saluran irigasi yang bermuara ke Sungai Banjir Kanal Barat.

Saat itu, debit air meningkat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Semarang.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada kaki seorang warga yang hendak menolongnya di area muara irigasi.

Baca Juga:  Langganan Piala Dunia, Arab Saudi Dikalahkan Timnas Indonesia 2-0

Namun diduga karena tidak kuat menahan derasnya arus, pegangan korban terlepas hingga akhirnya hanyut terbawa arus sungai.

Budiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses pencarian korban.

“Terima kasih kepada tim SAR gabungan atas kerja samanya hingga korban cepat ditemukan. Kami mengimbau warga yang beraktivitas di sungai agar lebih berhati-hati terhadap bahaya banjir di tengah cuaca yang masih belum menentu,” pungkasnya.***