Universitas Semarang Dampingi UMKM Pesisir Kendal, Perkuat Kewirausahaan Berkelanjutan
KENDAL, (Harianterkini.id) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Semarang (USM) memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Kamis, 30 Mei 2026
Kegiatan bertema “Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Masyarakat Pesisir dalam Mendukung Ekonomi Lokal Berkelanjutan” tersebut merupakan program yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USM.
Tim PkM dipimpin oleh Dr. Yuli Budiati, S.E., M.Si., dengan anggota Dr. Rohmini Indah Lestari, S.T., M.M., Prof. Dr. Indarto, S.E., M.Si., dan Dr. Adijati Utaminingsih, S.E., M.M. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Magister Manajemen USM.
Ketua Tim PkM, Dr. Yuli Budiati, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa program tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap sejumlah tantangan yang masih dihadapi UMKM di kawasan pesisir.
Tantangan tersebut meliputi pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional, rendahnya inovasi produk, lemahnya pengelolaan keuangan usaha, serta terbatasnya akses jejaring kemitraan yang dapat mendukung pengembangan pasar.
“Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pelatihan mengenai pemasaran digital, branding dan desain kemasan, diversifikasi produk berbasis potensi lokal, pencatatan keuangan sederhana, serta penguatan kemitraan usaha,” ujarnya.
Menurut Yuli, masyarakat pesisir memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan peningkatan kapasitas kewirausahaan agar mampu bersaing dan berkembang di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
“Desa Pidodokulon memiliki potensi sumber daya pesisir yang sangat baik. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong para pelaku UMKM agar lebih adaptif terhadap perubahan pasar, mampu memanfaatkan teknologi digital, serta memiliki kemampuan manajerial yang lebih kuat sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Prof. Dr. Indarto, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan dukungan berbagai pihak melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
“Pengembangan UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan individu pelaku usaha. Diperlukan jejaring, kemitraan, dan kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, akademisi, serta lembaga pendukung lainnya agar tercipta ekosistem usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab.
Para peserta menyambut positif program tersebut karena dinilai memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan usaha mereka.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim PkM USM berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.***(bgy)
