Sosialisasi KUR Perbankan Dorong UMKM Pekalongan Naik Kelas Lewat Akses Permodalan yang Mudah

InShot_20260618_121506475
Bagikan:

PEKALONGAN, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan menggelar Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perbankan untuk UMKM.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Akses Permodalan Mudah untuk UMKM Naik Kelas”. Acara dilaksanakan di Panggung Utama Pekan Kreatif Nusantara 2026, Kawasan Wisata Jetayu, Kota Pekalongan, Kamis, 18 Juni 2026, pagi.

Kegiatan yang diikuti oleh para pengusaha UMKM, koperasi, komunitas usaha, dan pendamping UMKM tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai berbagai skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat modal usaha sekaligus meningkatkan daya saing pengusaha UMKM.

Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Rachman Polalo yang bertindak sebagai pembawa acara (MC) sekaligus moderator, sehingga kegiatan berlangsung tertib, komunikatif, dan interaktif mulai dari pembukaan, pemaparan materi hingga sesi diskusi.

Baca Juga:  KPR Masih Jadi Pilihan Masyarakat untuk Membeli Rumah, Ini Alasannya

Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan, Nugroho Hepi Kuncoro mengatakan bahwa akses permodalan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM.

Menurutnya, pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan perbankan dan lembaga penjamin agar pelaku usaha semakin mudah memperoleh pembiayaan.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini para pelaku UMKM semakin memahami mekanisme memperoleh Kredit Usaha Rakyat maupun fasilitas pembiayaan lainnya,” kata Nugroho Hepi saat membuka acara.

“Jangan sampai pelaku usaha kesulitan berkembang hanya karena kurang informasi mengenai akses permodalan yang legal, aman, dan terjangkau,” jelasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, perbankan, lembaga penjamin, dan lembaga pembiayaan menjadi langkah strategis untuk mendorong UMKM naik kelas sehingga mampu memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat perekonomian daerah.

Baca Juga:  Komisi Informasi Pusat Tunjuk Mahfud MD Duta Keterbukaan Informasi

Dalam sesi materi, Analis Tim Produktif Bank Jateng Kantor Cabang Pekalongan, Rachmad Widodo, menjelaskan berbagai program Kredit Usaha Rakyat (KUR), mulai dari persyaratan, mekanisme pengajuan, hingga proses penyaluran kredit kepada pelaku usaha yang memenuhi ketentuan.

Menurutnya, KUR merupakan salah satu instrumen pembiayaan yang dirancang pemerintah untuk membantu UMKM memperoleh modal usaha dengan bunga yang terjangkau.

Ia mengajak pelaku usaha memanfaatkan fasilitas tersebut secara produktif guna mengembangkan usahanya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Jamkrindo Tegal, Marye Agung Kusmagi, memaparkan peran Jamkrindo dalam memberikan penjaminan kredit bagi UMKM.

Kehadiran lembaga penjamin, katanya, menjadi bentuk dukungan terhadap penyaluran pembiayaan sehingga akses kredit bagi pelaku usaha menjadi lebih luas.

Baca Juga:  Gelar Media Briefing, PLN Berikan Pemahaman Kepada Masyarakat Terkait Hidup Aman di Bawah Jaringan Tegangan Tinggi PLN dan Ekstra Tinggi 

Adapun Supervisor Bagian Penjualan Pegadaian, Fhakturoji, memperkenalkan berbagai produk pembiayaan yang dimiliki Pegadaian untuk mendukung kebutuhan modal usaha masyarakat.

Ia menegaskan Pegadaian menyediakan layanan pembiayaan yang fleksibel sesuai kebutuhan pelaku UMKM sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber modal usaha.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh moderator Rachman Polalo.

Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi secara langsung mengenai persyaratan pengajuan KUR, proses penjaminan kredit, hingga berbagai pilihan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing.

Melalui sosialisasi ini diharapkan semakin banyak pelaku UMKM di Kota Pekalongan yang memanfaatkan akses pembiayaan formal sehingga mampu mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.***