Semarang Drag Fest 2026 Digelar di Sirkuit Mijen, 611 Peserta Adu Cepat dan Tekan Balap Liar

InShot_20260809_230915836
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar Semarang Drag Fest 2026 di Sirkuit Mijen, Kota Semarang, Minggu (9/8/2026). Ajang balap drag tersebut menjadi wadah resmi bagi para penghobi dan talenta muda otomotif untuk menyalurkan bakat sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah menekan praktik balap liar di jalan raya.

Semarang Drag Fest 2026 diikuti sebanyak 611 peserta dengan mempertandingkan 14 kelas, yang terdiri atas kategori open serta kelas khusus pelajar.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar, mahasiswa, komunitas otomotif hingga masyarakat umum untuk berkompetisi dalam lingkungan yang lebih aman, terukur dan sesuai dengan ketentuan perlombaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., M.M., mengatakan penyelenggaraan event tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Semarang merangkul generasi muda melalui kegiatan positif.

“Kami merancang ajang ini khusus untuk mewadahi para pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Kota Semarang. Harapannya, tidak ada lagi balap liar di jalanan umum. Kita alihkan dan salurkan bakat positif mereka secara resmi di tempat yang tepat, yaitu Sirkuit Mijen,” ujar Didik di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, aktivitas balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

Karena itu, pemerintah berupaya menyediakan ruang yang dapat mengakomodasi minat anak muda terhadap olahraga otomotif.

Baca Juga:  Pengumuman! Harga TBS Sawit Riau Naik, Petani Senang

Melalui kompetisi resmi, para pembalap dapat mengasah kemampuan, membangun prestasi serta menyalurkan hobi tanpa mengganggu ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Diikuti 611 Peserta, Pertandingkan 14 Kelas

Semarang Drag Fest 2026 mempertandingkan 14 kelas, mulai dari kategori bracket hingga kelas motor matic, bebek dan sport, termasuk dua kelas yang secara khusus diperuntukkan bagi pelajar.

Adapun kelas yang diperlombakan meliputi Bracket 9 Detik, Bracket 9,5 Detik, Bracket 10 Detik, Bracket 10,5 Detik, Bracket 11 Detik, Bracket 11,5 Detik, Matic Sunmory 155 CC, Matic Sunmory 200 CC, Ninja 2T 150 CC, Matic STD Dealer 160 CC, Matic STD Dealer 110 CC, FIZR Sunmory 125 CC, Matic 150 CC Khusus Pelajar, serta Sport 160 CC Khusus Pelajar.

Berdasarkan hasil resmi perlombaan yang tercatat dalam sistem timing, para pembalap yang menempati posisi pertama di masing-masing kelas yakni:

  1. Bracket 9 Detik: Dika – Lembu Racing, catatan waktu 9,004 detik.
  2. Bracket 9,5 Detik: Agus – 18 Berkah Sayur, 9,503 detik.
  3. Bracket 10 Detik: Davd Kepk – Team Lawak, 10,022 detik.
  4. Bracket 10,5 Detik: Fani Cuplis – 107 BYL, 10,533 detik.
  5. Bracket 11 Detik: Kevin – 59 Tech FT W/Mar Project, 11,002 detik.
  6. Bracket 11,5 Detik: Dino Bocl FF – Berkah Jagung X 107 Racing, 11,517 detik.
  7. Matic Sunmory 155 CC: Fadli – Akaboncu, 8,600 detik.
  8. Matic Sunmory 200 CC: Abimanyu – Jati Putra EMR Jogja, 7,935 detik.
  9. Ninja 2T 150 CC: Mr Pletek – KW3 FT Galikubur Indosiar, 7,858 detik.
  10. Matic STD Dealer 160 CC: Gus Arya – Lowo Racing, 11,485 detik.
  11. Matic STD Dealer 110 CC: Aky – Pura Pura Racing, 9,523 detik.
  12. FIZR Sunmory 125 CC: Farelino – 107 Racing, 9,727 detik.
  13. Matic 150 CC Khusus Pelajar: M Jefry – Java Furniture Jepara, 10,241 detik.
  14. Sport 160 CC Khusus Pelajar: Arya Mahendra – AM57, 8,761 detik.
Baca Juga:  Wali Kota Semarang Awali Safari Ramadhan 1447 H dengan Distribusi 20.000 Al-Qur’an

Catatan waktu tersebut menjadi bagian dari penilaian kompetisi yang berlangsung di lintasan Sirkuit Mijen.

Keberadaan kelas khusus pelajar juga menunjukkan upaya penyelenggara memberikan ruang bagi generasi muda untuk mulai mengenal kompetisi otomotif secara resmi.

Libatkan UMKM dan Jadi Hiburan Masyarakat

Semarang Drag Fest 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi otomotif. Kegiatan tersebut juga turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar Sirkuit Mijen.

Pemkot Semarang menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membuka stan di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga:  Peringati HSN 2023, Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono : Perkuat Semangat Persatuan antar Masyarakat Tanpa Memandang Perbedaan

Berbagai produk kuliner dan usaha lokal turut meramaikan gelaran yang berlangsung sejak pagi hingga siang tersebut.

Kehadiran UMKM membuat event otomotif tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi pembalap, tetapi juga menjadi sarana promosi produk lokal sekaligus hiburan bagi masyarakat.

Antusiasme penonton yang datang ke Sirkuit Mijen juga memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan selama kegiatan berlangsung.

Sirkuit Mijen Terus Dioptimalkan

Pemkot Semarang juga melihat Sirkuit Mijen memiliki potensi besar sebagai pusat kegiatan olahraga otomotif di Kota Semarang.

Perawatan dan perbaikan fasilitas sirkuit terus diupayakan agar kualitas lintasan dan sarana pendukungnya semakin baik.

Pemerintah berharap keberadaan sirkuit tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan otomotif yang legal, aman dan profesional.

Ke depan, Sirkuit Mijen ditargetkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan event lokal, tetapi juga mampu menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kejuaraan otomotif tingkat nasional, bahkan internasional.

Dengan demikian, keberadaan Semarang Drag Fest diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pembinaan atlet dan talenta otomotif, pengembangan ekonomi masyarakat, serta upaya menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas.

Semarang Drag Fest 2026 sekaligus menegaskan pesan bahwa kecepatan dan adrenalin memiliki tempatnya sendiri: bukan di jalan raya, melainkan di lintasan yang aman dan resmi.***