Pascasarjana USM Lepas 119 Lulusan, Pendidikan Fleksibel Jadi Bekal Hadapi Perubahan Zaman

InShot_20260905_235445180
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Perjalanan panjang menempuh pendidikan pascasarjana akhirnya sampai pada satu titik yang membahagiakan. Sebanyak 119 calon wisudawan Pascasarjana Universitas Semarang (USM) dilepas dalam acara pelepasan calon wisudawan Program Pascasarjana yang berlangsung di Rama Shinta Ballroom, Hotel Patra Semarang, Rabu (26/8/2026).

Raut bahagia dan suasana kebersamaan mewarnai acara tersebut. Para calon wisudawan dari berbagai latar belakang akademik bersiap melangkah menuju tahapan baru setelah menyelesaikan pendidikan magister di USM.

Dari 119 calon wisudawan tersebut, sebanyak 30 orang berasal dari Program Studi Magister Manajemen, 64 orang dari Program Studi Magister Hukum, dan 25 orang dari Program Studi Magister Psikologi.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Rektor II USM Dr. Abdul Karim, S.E., M.Si., Ak., CA., Direktur Pascasarjana USM Dr. Muhammad Junaidi, S.H.I., M.H., para dekan, Ketua Program Studi Magister Psikologi, Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Ketua Program Studi Manajemen, serta sejumlah dosen dan tenaga kependidikan Pascasarjana USM.

Mewakili Rektor USM, Dr. Abdul Karim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan yang akan mengikuti Wisuda ke-77 USM.

Baca Juga:  Rayakan Anniversary ke-4, ibis Styles Semarang Simpang Lima Siapkan Wajah Baru Hotel

Menurutnya, kelulusan dari jenjang pascasarjana merupakan pencapaian yang patut disyukuri karena diperoleh melalui proses pendidikan dan perjuangan yang tidak ringan.

“Selamat kepada Bapak dan Ibu yang akan mengikuti Wisuda ke-77 Universitas Semarang. Ini merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri setelah melalui proses pendidikan dan perjuangan yang tidak ringan,” ujarnya.

Di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat, USM juga terus melakukan pengembangan sistem pembelajaran agar semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Dr. Abdul Karim mengatakan, ke depan sistem perkuliahan di USM akan semakin fleksibel. Mahasiswa diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dan mengakses materi dari berbagai tempat tanpa harus selalu hadir secara fisik di kampus.

“Ke depan, sistem perkuliahan di USM akan semakin fleksibel sehingga mahasiswa dapat mengakses pembelajaran dari mana pun, tidak harus selalu datang ke kampus. Ini merupakan bagian dari upaya USM memberikan layanan pendidikan yang semakin mudah, modern, dan sesuai dengan perkembangan zaman,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana USM Dr. Muhammad Junaidi menyampaikan apresiasi kepada para calon wisudawan yang telah memberikan kepercayaan kepada Pascasarjana USM sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Baca Juga:  Prodi Ilkom USM Gelar Talk Show Alumni Corner, Hadirkan Praktik Terbaik Dunia Kerja Komunikasi

Ia menilai, kelulusan bukan menjadi akhir dari perjalanan akademik, melainkan menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dan memberikan kontribusi yang lebih luas.

“Atas nama Pascasarjana Universitas Semarang, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi bagian dari perjalanan akademik Bapak dan Ibu. Keberhasilan ini bukanlah akhir, tetapi merupakan awal untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berpesan agar para lulusan terus menjaga nama baik almamater, mengembangkan keilmuan, serta mengamalkan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

Menurutnya, lulusan pascasarjana tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan solusi dan perubahan positif di lingkungan kerja maupun masyarakat.

“Kami berharap, para lulusan Pascasarjana USM dapat terus menjaga nama baik almamater, mengembangkan keilmuan, serta memberikan manfaat nyata di lingkungan kerja dan masyarakat. Jadilah lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi dan membawa perubahan positif,” katanya.

Baca Juga:  Mengejawantahkan Hukum untuk Meningkatkan Efisiensi Energi di Indonesia

Kesan mendalam selama menempuh pendidikan juga dirasakan Nur Fika, S.H., M.H., yang menjadi perwakilan calon wisudawan.

Nur Fika mengungkapkan, pengalaman mengikuti perkuliahan di Pascasarjana USM menjadi perjalanan akademik yang berkesan. Terlebih, ia tetap dapat mengikuti proses perkuliahan meski saat ini berada di Hong Kong.

“Bagi saya, kuliah di Pascasarjana Universitas Semarang sangat berkesan. Yang lebih membanggakan, meskipun saya seorang migran yang berada di Hong Kong, saya tetap dapat mengikuti perkuliahan dengan lancar. Dukungan dari dosen dan seluruh civitas akademika membuat proses perkuliahan dapat saya jalani dengan baik,” tuturnya.

Pengalaman tersebut, menurut Nur Fika, menjadi gambaran bahwa pendidikan tinggi semakin terbuka dan mampu menjangkau mahasiswa dengan beragam latar belakang serta kondisi.

Kini, 119 calon wisudawan Pascasarjana USM bersiap memasuki babak baru. Bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai akademik yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan menjadi modal untuk berkarya sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***(bgy)