Tim Sepak Bola Kota Semarang Tak Remehkan Demak di Porprov Jateng XVII 2026

InShot_20261020_221650046
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Tim sepak bola Kota Semarang siap memulai perjuangannya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Menghadapi Demak pada laga perdana Grup A di Stadion Citarum, Semarang, Kamis (22/10/2026), skuad tuan rumah menegaskan tidak akan meremehkan kekuatan lawan.

Tim asuhan M. Dhofir tersebut tergabung di Grup A bersama Demak, juara bertahan Kudus, dan Kota Surakarta.

Persaingan ketat di grup ini membuat setiap pertandingan menjadi penting bagi Kota Semarang untuk membuka peluang lolos ke semifinal.

Pelatih tim sepak bola Kota Semarang, M. Dhofir, mengatakan timnya harus berjuang maksimal dalam setiap pertandingan demi mengamankan poin penuh. Menurutnya, seluruh lawan di Grup A memiliki karakter permainan yang kuat.

“Bagi kami, tiap laga pada Porprov ini adalah final. Jika ingin mudah melangkah ke semifinal, mau tidak mau harus meraih poin penuh. Namun, itu tidak mudah karena tim di Grup A ini punya karakter kuat,” tutur Dhofir, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga:  PGN Diganjar 18 Penghargaan Keselamatan Migas 2024 Berkat 500 Juta Jam Kerja Aman

Pelatih PS USM itu mengaku telah mematangkan persiapan tim untuk menghadapi babak penyisihan.

Bermain di kandang sendiri menjadi motivasi tambahan bagi skuad Kota Semarang yang membidik medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Meski demikian, Dhofir mengingatkan anak asuhnya agar tetap waspada, terutama saat menghadapi Demak.

Ia menilai lawan memiliki kecepatan dan daya juang tinggi yang berpotensi menyulitkan permainan Kota Semarang.

“Demak tim yang kuat dan punya karakter pemain cepat. Kami pernah bermain melawan Demak dengan hasil akhir 2-2. Dari situ saya melihat pemain mereka punya tipikal cepat dan ngeyel. Jadi, kami tidak bisa meremehkan Demak,” ujarnya.

Dhofir mengakui persaingan di Grup A tidak akan berjalan mudah. Selain Demak, Kota Semarang juga harus menghadapi juara bertahan Kudus dan Kota Surakarta.

Baca Juga:  Wagub Ajak Masyarakat Cintai Kampung Halaman Sebagai Bentuk Cinta NKRI

Karena itu, konsistensi permainan dan kesiapan seluruh pemain menjadi faktor penting untuk menjaga peluang meraih hasil maksimal.

Rotasi Pemain Jadi Strategi Hadapi Jadwal Padat

Selain menghadapi lawan-lawan tangguh, tim Kota Semarang juga harus menyiasati jadwal pertandingan yang padat.

Selama babak penyisihan grup, tim peserta dijadwalkan bertanding setiap hari. Kondisi tersebut menuntut tim pelatih mengatur kebugaran pemain secara cermat.

Dhofir menilai rotasi pemain menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi fisik sekaligus meminimalkan risiko cedera.

Menurutnya, tidak memungkinkan bagi pemain untuk terus tampil selama 90 menit dalam pertandingan berturut-turut tanpa mempertimbangkan kondisi kebugaran.

“Semua pemain harus siap saling mengisi dengan jadwal yang sangat padat. Tidak mungkin dalam tiga hari berturut-turut harus bermain selama 90 menit. Kondisi ini harus disikapi dengan melakukan rotasi pemain untuk menghindari cedera juga,” jelas mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.

Baca Juga:  Agustina Wilujeng Luncurkan Antologi Cerpen 'Kampungku dan Kota Semarang' untuk Dorong Adaptasi ke Film Pendek

Untuk mengantisipasi situasi itu, Dhofir telah menyiapkan skema rotasi agar kekuatan tim tetap terjaga sepanjang babak penyisihan.

Ia menegaskan seluruh pemain memiliki kesempatan dan tanggung jawab yang sama untuk membantu tim meraih kemenangan.

“Situasi ini sebenarnya sudah saya prediksi sejak awal. Karena itu, kami mempersiapkan tim ini semaksimal mungkin. Tidak hanya butuh kesiapan fisik, tetapi mental juga. Selain bermain tiga hari berturut-turut, lawan yang dihadapi juga kuat sehingga butuh kesiapan ekstra,” tandasnya.

Dengan persiapan fisik, mental, serta strategi rotasi pemain, Kota Semarang berharap mampu mengawali Porprov Jawa Tengah XVII 2026 dengan hasil positif.

Kemenangan pada laga perdana melawan Demak akan menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di Grup A sekaligus menjaga asa meraih medali emas.***