Nenek 97 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur Rumahnya di Semarang Barat

InShot_20261031_005956560
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Peristiwa nahas menimpa Tuminah, seorang nenek berusia 97 tahun, yang ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur di rumahnya, Jalan Kenconowungu Tengah III, RT 03/RW 05, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Kamis (29/10/2026).

Korban diduga terpeleset saat hendak menimba air untuk keperluan mandi. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkannya kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang.

Informasi diterima Basarnas pada pukul 11.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim SAR langsung diberangkatkan ke lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan guna melakukan proses evakuasi korban.

Baca Juga:  Lapas Kelas 1 Semarang Jalin Kolaborasi Untuk Berikan Edukasi Dan Konsultasi Hukum Kepada Warga Binaan

Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi membenarkan adanya laporan seorang lansia yang terjatuh ke dalam sumur di wilayah Semarang Barat.

“Benar, kami mengirimkan satu tim untuk melakukan evakuasi terhadap seorang nenek yang jatuh ke dalam sumur. Diduga korban terpeleset saat menimba air untuk mandi,” ungkap Kamal.

Berdasarkan informasi di lapangan, sumur tempat korban terjatuh memiliki diameter sekitar satu meter.

Baca Juga:  Tingginya Harga Pakan, Peternak Ayam Petelur di Kendal Bagikan 15.000 ekor Ayam Secara Gratis

Jarak dari bibir sumur menuju permukaan air sekitar empat meter, sedangkan kedalaman air mencapai lebih dari enam meter.

Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 11.15 WIB. Petugas kemudian melakukan upaya evakuasi dengan mempertimbangkan posisi korban yang masih mengambang di permukaan air dan belum tenggelam hingga dasar sumur.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan teknik penarikan tali. Petugas memasangkan tali pengikat pada tubuh korban, kemudian menariknya secara perlahan ke atas tanpa harus menurunkan personel ke dalam sumur.

Baca Juga:  Kota Semarang Raih Predikat Tertinggi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak dari Kementerian PPPA

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 12.15 WIB, korban berhasil diangkat dari dalam sumur. Namun, saat ditemukan dan dievakuasi, Tuminah sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut.

Kamal Riswandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi sehingga korban dapat segera diangkat dari dalam sumur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan sehingga korban lekas dievakuasi,” pungkasnya.***