Adu Penalti Jadi Penentu, Kota Semarang Harus Puas Raih Perak Sepak Bola Porprov Jateng 2026

InShot_20261103_132011221
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Tim sepak bola Kota Semarang harus puas membawa pulang medali perak pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Hasil tersebut diperoleh setelah Semarang kalah dari Kota Surakarta melalui drama adu penalti pada partai final.

Bertanding dalam laga puncak yang berlangsung sengit, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Surakarta lebih dahulu membuka keunggulan melalui gol Alvaro Adriano pada menit ke-73.

Kota Semarang kemudian mampu menyamakan kedudukan melalui Rafael Rahya pada menit ke-80. Skor imbang tersebut bertahan hingga pertandingan harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Sayangnya, keberuntungan belum berpihak kepada tim Kota Semarang. Tiga eksekutor penalti, yakni Rafael Rahya, Alexandre Akbar, dan Indra Purnama, gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Sementara itu, Surakarta berhasil memastikan kemenangan dengan skor 3-1 dalam babak tos-tosan.

Baca Juga:  Menparekraf Sandiaga Harap Piala Presiden Esports Beri Stimulus Dukung Pertumbuhan Atlet

Pelatih sepak bola Kota Semarang, M Dhofir, mengakui faktor mentalitas memiliki pengaruh besar dalam menentukan hasil pertandingan, terutama ketika memasuki situasi krusial seperti adu penalti.

Menurutnya, tekanan dalam pertandingan final dapat memengaruhi ketenangan pemain, terlebih ketika tim berada dalam posisi tertinggal dan harus mengejar ketertinggalan.

“Saya melihat mentalitas itu sangat besar pengaruhnya. Pada akhirnya, mentalitas yang berbicara, termasuk saat adu penalti. Adu penalti juga soal mentalitas,” ujarnya.

Dhofir menjelaskan, pihaknya telah berupaya mempersiapkan mental para pemain, termasuk menentukan eksekutor penalti.

Namun, dalam pertandingan dengan tekanan tinggi seperti final Porprov, kesiapan mental tetap menjadi salah satu faktor penentu kemenangan.

Meski gagal membawa pulang medali emas, Dhofir tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain.

Baginya, raihan medali perak merupakan pencapaian membanggakan sekaligus peningkatan prestasi sepak bola Kota Semarang dalam sejarah keikutsertaannya di ajang Porprov.

Baca Juga:  Catat Tanggalnya! LPPM Universitas Semarang Buka Program KKN Tematik VI

“Saya bangga dengan anak-anak. Intinya, kami sudah melampaui ekspektasi dari pencapaian yang selama ini diraih dalam sejarah Porprov Semarang. Alhamdulillah, hari ini kami sudah naik level dengan meraih medali perak,” katanya.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk membangun tim yang lebih kuat pada kompetisi mendatang.

Menurut Dhofir, potensi pemain sepak bola Kota Semarang cukup menjanjikan. Hal itu terlihat dari sejumlah pemain yang mulai mendapatkan kesempatan bergabung dengan klub sepak bola.

“Kalau saya melihat, potensi anak-anak juga bagus. Alhamdulillah, banyak pemain yang diambil oleh klub. Itu menjadi gambaran bahwa anak-anak memiliki potensi,” jelasnya.

Di sisi lain, Dhofir juga menyoroti padatnya rangkaian pertandingan Porprov yang harus dijalani para pemain.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Dorong Kejurcab FORBASI Jadi Pintu Atlet Menuju Kejurda dan FORDA

Durasi kompetisi yang panjang dan melelahkan dinilai turut memengaruhi kondisi fisik serta konsentrasi pemain, terutama saat menghadapi pertandingan final.

Menurutnya, kesiapan fisik dan mental menjadi modal penting bagi sebuah tim untuk mempertahankan performa hingga pertandingan terakhir.

“Event ini berlangsung sangat panjang dan melelahkan. Pemain yang siap secara fisik dan mental tentu memiliki peluang lebih besar untuk menjadi juara. Faktor kelelahan juga bisa memengaruhi performa sehingga pemain tidak bisa tampil maksimal pada pertandingan final,” pungkasnya.

Raihan medali perak tersebut menjadi catatan positif bagi sepak bola Kota Semarang. Meski belum berhasil mencapai podium tertinggi, pencapaian di Porprov Jateng 2026 menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi dan mempersiapkan regenerasi pemain pada kompetisi berikutnya.***