Semarang Raih 410 Medali di Porprov Jateng 2026, Juara Umum dengan Selisih Hampir 100 Emas

InShot_20261103_163456920
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Kontingen Kota Semarang kembali menunjukkan dominasinya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Meski perolehan medali emas mengalami penurunan dibandingkan Porprov 2023 di Pati Raya, Kota Semarang tetap berhasil mempertahankan predikat juara umum dengan raihan total 410 medali.

Berdasarkan hasil akhir klasemen, kontingen Kota Semarang mengoleksi 177 medali emas, 121 perak, dan 112 perunggu.

Capaian tersebut sekaligus menegaskan konsistensi Kota Semarang sebagai salah satu kekuatan utama olahraga di Jawa Tengah.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang mengharumkan nama daerah selama kompetisi berlangsung.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan. Para atlet yang meraih medali merupakan putra-putri daerah hasil pembinaan lokal.

“Mereka adalah local pride, pahlawan kebanggaan daerah yang lahir murni dari rahim pembinaan lokal,” ujar Arnaz.

Baca Juga:  Handi Priyanto Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Semarang, Raih Nilai Tertinggi Seleksi Terbuka

Sementara itu, General Manager (GM) Tim Pemenangan Porprov KONI Kota Semarang, Helly Sulistiyanto, menjelaskan bahwa penurunan jumlah medali emas dibandingkan Porprov 2023 merupakan hal yang dapat dipahami.

Menurutnya, terdapat sejumlah perubahan regulasi pada berbagai cabang olahraga (cabor) yang memengaruhi peluang perolehan medali.

Perubahan tersebut antara lain pembatasan usia atlet, pembatasan jumlah nomor yang dapat diikuti seorang atlet, hingga ditiadakannya beberapa nomor pertandingan.

Kendati demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi keberhasilan kontingen Kota Semarang dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

“Yang paling penting, para atlet dan kontingen mampu menuntaskan target yang diemban dengan gemilang,” tegasnya.

Sinergi Prestasi dan Penyelenggaraan

Selain keberhasilan dari sisi prestasi, Helly juga mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang, panitia pelaksana, seluruh pemangku kepentingan, serta berbagai pihak yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di wilayah Semarang Raya.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Lantik 2.324 PPPK dan 4 Pejabat Fungsional

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan dan pencapaian prestasi merupakan dua aspek yang saling berkaitan dalam membangun ekosistem olahraga yang profesional dan berkualitas.

Penyelenggaraan yang baik menjadi salah satu indikator kesiapan daerah dalam mengembangkan olahraga, sekaligus menciptakan ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Ekosistem olahraga yang sehat dan profesional juga menjadi fondasi penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat memperkuat kontingen Jawa Tengah pada kompetisi tingkat nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pembinaan Atlet Harus Berkelanjutan

Helly menegaskan, capaian medali yang diraih Kota Semarang tidak terlepas dari proses panjang pembinaan atlet, pelatih, dan organisasi cabang olahraga.

Karena itu, keberlanjutan pembinaan harus menjadi perhatian seluruh pengurus cabor. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah kesehatan organisasi dan kepengurusan agar program pembinaan dapat berjalan optimal.

Ia menjelaskan, organisasi cabor yang tidak sehat atau telah habis masa kepengurusannya berisiko tidak mendapatkan alokasi bantuan dana hibah dari KONI. Kondisi tersebut dapat berdampak langsung terhadap keberlangsungan pembinaan atlet.

Baca Juga:  DPRD Kota Semarang Desak BGN Tutup Permanen SPPG Karang Turi Usai Dugaan Keracunan MBG di SMKN 6

Selain pembenahan organisasi, standardisasi pembinaan juga perlu terus ditingkatkan melalui tes fisik, pemeriksaan kesehatan, serta pembinaan mental atlet secara konsisten.

Helly menambahkan, meskipun perolehan medali emas kali ini sedikit menurun dibandingkan Porprov 2023 di Pati Raya, posisi Kota Semarang sebagai juara umum tetap sangat dominan.

Jarak perolehan medali dengan kontingen yang menempati posisi kedua masih terpaut cukup jauh, bahkan mendekati 100 medali emas.

Meski berhasil mempertahankan supremasi olahraga Jawa Tengah, ia mengingatkan seluruh atlet dan jajaran pembinaan agar tidak terlena dengan keberhasilan tersebut.

Menurutnya, masih banyak agenda olahraga yang harus dipersiapkan, terutama dalam menghadapi kompetisi berikutnya dan persiapan menuju PON.

“Perjalanan masih panjang, dan agenda terdekat menanti para atlet untuk terus bersiap menghadapi tantangan berikutnya, termasuk persiapan menuju PON,” pungkasnya.***