Pemira FTIK USM 2026, Kandidat Pemimpin Organisasi Mahasiswa Jalani Uji Kelayakan

InShot_20261106_003747472
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Dewan Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (Dema FTIK USM) menggelar Fit and Proper Test Pemilihan Raya (Pemira) Mahasiswa 2026, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang 5.13 Kampus USM, Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, Semarang, tersebut menjadi tahapan penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi mahasiswa di lingkungan FTIK USM.

Ketua Panitia, Friska Destalia, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan menguji kelayakan para kandidat yang akan mengisi posisi strategis organisasi mahasiswa.

Jabatan yang diperebutkan meliputi Ketua Dema FTIK, Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa FTIK, serta ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (Himmatisi), Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himalika), dan Himpunan Mahasiswa Pariwisata (Himapar).

“Fit and Proper Test ini untuk menguji integritas, kapabilitas, serta kepemimpinan para kandidat pengurus organisasi mahasiswa periode mendatang,” ujarnya.

Baca Juga:  PN Jakpus Hadirkan Saksi di Sidang Dugaan Sengketa Lahan Tambang, Ini Faktanya

Kegiatan tersebut dihadiri Dekan FTIK USM Dr. Atmoko Nugroho, S.T., M.Eng., Wakil Dekan FTIK Dr. Aria Hendrawan, S.T., M.Kom., Pembina Himmatisi Dr. Astrid Novita Putri, S.Kom., M.Kom., Pembina Himalika Dr. Gita Aprinta E. B., S.Sos., M.Si., serta Pembina Himapar Almas Nabili Imanina, S.Tr.Par., M.M.Par.

Para pimpinan fakultas dan pembina organisasi mahasiswa tersebut bertindak sebagai panelis sekaligus penguji untuk menilai kemampuan dan kesiapan masing-masing kandidat.

Dekan FTIK USM, Dr. Atmoko Nugroho, S.T., M.Eng., menyambut positif pelaksanaan uji kelayakan tersebut. Menurutnya, proses ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat di lingkungan kampus.

“Proses Fit and Proper Test ini merupakan tonggak penting dalam menjaga iklim demokrasi kampus yang sehat. Kami berharap regenerasi kepemimpinan Ormawa di FTIK USM dapat terus melahirkan gagasan-gagasan inovatif, melahirkan pemimpin yang responsif, dan membawa organisasi mahasiswa FTIK semakin maju serta berprestasi di tingkat nasional,” ungkapnya.

Baca Juga:  Cegah Pelanggaran Pemilu, Rokhmad Budiyono Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Panwaslucam di Kabupaten Batang

Berdasarkan hasil penilaian, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa FTIK nomor urut 01, Muh Naufal Kusdwitama dan Sera Oktavia, memperoleh nilai tertinggi dengan total 1.870 poin.

Sementara itu, posisi calon Ketua Dema FTIK diikuti calon tunggal nomor urut 01, Muhammad Aminullah, yang berhasil mengantongi nilai 1.730 poin.

Persaingan juga berlangsung di tingkat himpunan mahasiswa program studi. Pada Himmatisi, Ayuning Cikal Wade, kandidat nomor urut 01, meraih nilai tertinggi sebesar 1.420 poin.

Ia unggul dari lima kandidat lainnya, yakni Naisma Fadzillatun Nisa dengan 1.390 poin, Reva Elfira Khoirunisa 520 poin, Reva Rizki Azzahra 520 poin, Najib Ghani 520 poin, serta Rafa Agil Mahendra 510 poin.

Baca Juga:  Udinus Menjadi Satu-satunya PTS yang Sabet RIIM Kompetisi Award 2024 dari BRIN

Di Himalika, persaingan diikuti empat kandidat, yaitu Wahyu Dian Pratama, Maulida Selvi Sulistyowardani, Salma Aprilia Putri Afanti, dan Dena Miawati.

Dari hasil penilaian, Wahyu Dian Pratama, kandidat nomor urut 01, berhasil memperoleh nilai tertinggi sebesar 1.870 poin.

Adapun untuk Himapar, kandidat nomor urut 01 Shakira Destaviana Yahya berhasil menempati posisi teratas dengan perolehan 1.550 poin.

Melalui tahapan Fit and Proper Test ini, Dema FTIK USM berharap proses regenerasi kepemimpinan organisasi mahasiswa dapat berjalan secara demokratis, sekaligus menghasilkan calon pemimpin yang memiliki integritas, kompetensi, dan visi untuk memajukan organisasi mahasiswa di lingkungan kampus.***(bgy)