KAI Daop 1 Jakarta Tanggapi Banjir Rob dengan Peningkatan Infrastruktur Jalur Kereta Api

WhatsApp Image 2024-12-17 at 17.25.55
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Upaya meningkatkan kelancaran dalam operasional Kereta Api maupun Kereta Rel Listrik (KRL), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melakukan penanganan Dalam rangka menangani dampak banjir rob.

Banjir rob yang sempat menggenangi jalur KA 5+0/1, tepatnya pada jalur hulu-hilir petak jalan Jakarta Kota (JAKK) – Tanjungpriuk (TPK) dan jalur hulu-hilir Tanjungpriuk (TPK) – Kemayoran (KMO).

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, saat ini KAI sedang melakukan pembongkaran trotoar dan penghilangan titik penghalang untuk melancarkan aliran air pada saluran yang terdampak.

Baca Juga:  Menko Perekonomian: Pemerintah Lanjutkan Program Bantuan Pangan hingga Juni 2024

“Pemasangan pompa air dilakukan di 2 titik lokasi strategis guna mempercepat aliran dan pengeringan air dari area terdampak,” katanya di Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Selain itu, KAI juga melakukan pekerjaan pengangkatan track dan peninggian kop rel, evaluasi pekerjaan tahap pertama dengan peninggian rel 5 cm telah dilakukan.

Baca Juga:  Produk Unggulan Kuku Bima Sido Muncul Rayakan Hari Jadi Ke 20, Irwan Hidayat : Semakin Maju dan Diterima di Hati Masyarakat

“Tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan peninggian pada JPL 11C hingga 20 cm, termasuk pengangkatan track kiri dan kanannya,” imbuh Ixfan.

Lebih lanjut, dijelaskan Ixfan, KAI juga akan melakukan pergantian rel lama yang sudah termakan usia waktu atau korosi.

“Untuk mendukung pekerjaan pengangkatan JPL 11C, rel lama tipe R.42 yang mengalami korosi dan deformasi (depek) akan diganti dengan rel tipe R.54,” jelas Ixfan.

Kemudian, pada pergantian bantalan beton akan dilakukan pada 4 jalur jalur hulu-hilir TPK-JAKK dan TPK-KMO.

Baca Juga:  Dishub Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional, Peremajaan Armada Trans Semarang Terus Dipercepat

“Penyesuaian Permukaan Jalan Raya pekerjaan peninggian track hingga 20 cm akan diikuti dengan penyesuaian dan pelebaran permukaan jalan raya untuk mengantisipasi kendaraan, khususnya truk, agar tidak tersangkut akibat elevasi yang lebih tinggi,” ujar Ixfan.

KAI berharap dengan langkah-langkah ini, diharapkan penanganan dampak banjir rob dapat memulihkan kondisi jalur kereta api agar aman, lancar, dan operasional kembali.