Teliti Mitigasi Risiko Audit, Saifudin Raih Doktor di Universitas Diponegoro Semarang

InShot_20250514_202043292
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM), Saifudin berhasil meraih gelar doktor ekonomi konsentrasi akuntansi dalam Sidang Terbuka Program Studi Doktor Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis-Universitas Diponegoro (Undip) di Pertamina Hall Gedung, Dekanat Undip, baru-baru ini.

Hadir dalam sidang terbuka tersebut Rektor USM yang diwakili oleh Wakil Rektor II Dr. Titin Winarti, S.Kom., M.M., dan Bendahara Yayasan Alumni Undip Dr. Rr. Dian Indriana Trilestari, S.E., M.Si., Ak., CA., CRP., beserta dosen-dosen di lingkungan FE USM dan Program Pascasarjana USM.

Baca Juga:  Kurangi Pemanasan Global, KAI Daop 4 Semarang Tanam Pohon dan Hijaukan Stasiun Secara Serentak di Berbagai Daerah

Tim Penguji terdiri atas Ketua Prof. Anis Chariri, S.E., M.Com., P.hD., Akt., Sekretaris Prof. Dr. Indira Januarti., S.E., M.Si., Akt., (Promotor), dan anggota Prof. Dr. Theresia Dwi Hastuti, S.E., M.Si., Akt., CA., CPA., CGAA., sebagai penguji eksternal, Prof. Drs. Tarmizi Achmad, MBA., PhD., Akt, Dr. Darsono, S.E., MBA., Akt., serta Dr. Agus Purwanto, S.E., M.Si., Akt., (Co-Promotor).

Di hadapan Tim Penguji, Udin berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ”Mitigasi Risiko Audit: Studi Eksperimental Pengujian Perilaku Auditor”.

Baca Juga:  Jaksa Agung RI Terima 5 Permohonan Penghentian Penuntutan Restorative Justice

Dalam disertasinya, Udin menguraikan implementasi metode eksperimen dalam kasus mitigasi risiko audit untuk mengeksplore perilaku audit 104 partisipan yang terdiri dari partner, manajer, staf senior dan staf yunior dari 55 Kantor Akuntan Publik di Indonesia.

Selain itu, Udin juga menguraikan implikasi dari mitigasi risiko audit untuk meningkatkan profesionalisme auditor.

”Kami berharap, dengan hasil ini, ilmu yang kami dapat semakin bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, kami juga berharap, jejaring maupun kolaborasi dengan peneliti, instansi, serta industri dapat semakin luas,” kata Udin.

Baca Juga:  ITMI Kota Semarang Gelar Acara Ramadhan, Zainal Petir Ungkap Manfaat Berkumpul dengan Orang Fakir

Diketahui bahwa, ujian kelayakan yang sebelumnya dilaksanakan pada 08 Januari 2025 membawa Saifudin memperoleh IPK 3,72 dengan masa studi 2 tahun 5 bulan 18 hari yang merupakan masa studi tercepat di angkatan masuk tahun 2022.

Selain itu juga membuahkan tiga artikel di Jurnal Terindeks Scopus, dan dua publikasi di Jurnal Nasional Bereputasi Sinta 2.

Keberhasilan tersebut menambah daftar dosen USM yang berhasil meraih gelar doktor di universitas terkemuka di Indonesia, sekaligus memperkuat kualitas akademik dan penelitian di lingkungan USM.*** (bgy)