Wali Kota Semarang Tinjau Lokasi Kebakaran di Sendangguwo dan Palebon

InShot_20250926_073046552
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengunjungi langsung lokasi kebakaran yang terjadi di dua wilayah, yaitu Sendangguwo dan Palebon, pada Rabu, 24 September 2025.

Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang bergerak cepat dalam penanganan musibah kebakaran tersebut.

“Saya hanya ingin menyapa warga yang terdampak dan memastikan mereka mendapat perhatian. Teman-teman dari Damkar, DPU, hingga BPBD sudah turun ke lokasi. Bantuan dari masyarakat juga luar biasa, saya sangat bersyukur melihat semangat gotong royong yang tinggi di sini,” ujar Wali Kota Semarang.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Sambut Pemudik Kapal Sebanyak 2.087 Orang 889 Sepeda Motor di Pelabuhan Tanjung Mas

Selain itu, Agustina menyatakan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga telah menerjunkan sejumlah instansi terkait untuk melakukan penanganan lanjutan.

Beberapa langkah langsung diambil, seperti pemasangan CCTV oleh Dinas Kominfo, serta penertiban area terdampak oleh Dinas Lingkungan Hidup dan OPD terkait lainnya.

“Area yang terdampak ini akan kami tata. Kalau sudah bersih, bisa difungsikan sebagai ruang publik seperti tempat duduk, tempat nongkrong, atau parkir. Ini juga sebagai cara untuk mencegah warga luar yang sering buang sampah sembarangan di sini,” jelasnya.

Baca Juga:  Tim PkM Universitas Semarang Beri Pelatihan Daya Dukung Tanah Menggunakan Alat DCP Kepada Siswa SMK Negeri 3

Mengenai penyebab kebakaran, Agustina mengatakan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Agustina berharap penyebabnya segera ditemukan agar bisa dilakukan langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan segera ketemu penyebabnya. Yang paling sering terjadi itu dari colokan listrik. Jadi kita imbau warga untuk hati-hati dengan instalasi listrik di rumah,” katanya.

Baca Juga:  Artotel Suites Bianti Yogyakarta Dorong Kreativitas Warga dalam Penanganan Sampah

Agustina juga mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan di masa pancaroba, yang merupakan peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Ia menyebut tekanan udara yang tinggi bisa memicu rasa tidak nyaman dan gangguan kesehatan.

“Kita tidak bisa prediksi hujan datang kapan. Tekanan udara tinggi membuat cuaca jadi panas dan rawan penyakit. Saya minta warga jaga pola makan, istirahat cukup, dan jangan panik. Banyak-banyak tarik napas dalam agar tubuh tetap tenang dan sehat,” pungkasnya.***

Sumber : Humas Pemkot Semarang