Hadir untuk Petani, BULOG Siap Jamin Penyaluran Tebu Blora ke Industri Gula

WhatsApp Image 2026-04-02 at 18.49.24
Bagikan:

BLORA (Harianterkini.id) — Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Blora dengan memfasilitasi penyaluran hasil panen ke pabrik gula (PG) di wilayah Jawa Tengah.

Langkah konkret tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara (PTPN), yang memiliki sejumlah pabrik gula di Jawa Tengah.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi BULOG dalam memperkuat ekosistem pangan nasional sekaligus memastikan hasil panen petani terserap optimal oleh industri dalam negeri.

Baca Juga:  KAI Daop 1 Jakarta Lakukan Rampcheck Pada Sarana Hingga Fasilitas Stasiun Menjelang Angkutan Lebaran

Direktur Utama Perum BULOG, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kesiapan lembaganya untuk menjadi penghubung antara petani dan industri gula nasional.

“Kami berkomitmen hadir di tengah petani, termasuk di Blora, untuk memastikan hasil panen tebu mereka dapat tersalurkan dengan baik ke pabrik gula, sehingga memberikan nilai tambah dan kepastian pasar bagi petani,” ujarnya.

Baca Juga:  DPR dan BGN Sosialisasi Program MBG di Blora, Buka Akses Gizi dan Gerakkan Ekonomi Desa

BULOG juga memandang langkah ini sebagai respons konstruktif atas dinamika yang berkembang di lapangan, termasuk adanya aksi penyampaian aspirasi dari sebagian petani tebu di Blora.

Aspirasi tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperbaiki tata niaga tebu dan gula nasional agar lebih berpihak kepada petani.

Baca Juga:  Program Studi MH USM Gelar Workshop Hibah Penelitian Tesis

Dalam pelaksanaannya, BULOG terus menjalin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga pihak PTPN dan SGN, guna memastikan proses penyerapan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi petani.

Melalui langkah ini, BULOG berharap dapat meredam berbagai persepsi negatif yang berkembang di masyarakat sekaligus menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga stabilitas sektor pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani tebu.***