USM Bekali 1.267 Calon Wisudawan dengan Kesiapan Karier dan Creative Mindset
SEMARANG, (Harianterkini.id) – Universitas Semarang (USM) menggelar Pembekalan Wisuda ke-76 bertema “Creative Mindset & Career Readiness” di Gedung Auditorium Ir. Widjatmoko USM, Senin, 11 Mei 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid tersebut diikuti sebanyak 1.267 calon wisudawan.
Wakil Rektor I USM, Haslina, mengatakan dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan dan sikap yang baik.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi problem solver, inovator, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Ijazah bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian di dunia profesional dan masyarakat. Dunia kerja lebih membutuhkan kemampuan memberikan solusi dibanding sekadar melihat lama studi atau IPK mahasiswa,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para calon wisudawan untuk tetap terhubung dengan almamater melalui tracer study dan aktif membangun jejaring setelah lulus.
Sementara itu, Ketua UCAC USM sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Nur Fithriani Fatma Cholida, mengatakan pembekalan tersebut dirancang untuk mempersiapkan calon alumni menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
Menurutnya, kegiatan itu bertujuan memberikan motivasi serta pemahaman mengenai pentingnya persiapan diri agar mampu bersaing di dunia kerja dan industri.
“Kami berharap para calon wisudawan memiliki mental tangguh, jaringan luas, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja di era digital,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, USM menghadirkan dua narasumber, yakni alumni USM sekaligus influencer dan content creator, Ade Sulistyo, serta Sekretaris Damkar Kota Semarang dan content creator, Ade Bhakti.
Pada sesi talkshow, Ade Sulistyo membagikan pengalaman kariernya hingga menjadi full time content creator. Ia mengaku sempat menghadapi dilema sebelum memutuskan meninggalkan pekerjaan sebelumnya untuk fokus di dunia kreatif digital.
“Kalau mau jadi content creator, harus konsisten, adaptif, dan relevan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengikuti perkembangan tren media sosial tanpa kehilangan ciri khas pribadi dalam membuat konten.
Sementara itu, Ade Bhakti menekankan pentingnya memiliki pekerjaan utama sekaligus membangun usaha sampingan atau personal branding di era digital.
Menurutnya, generasi muda harus mampu memanfaatkan berbagai peluang yang ada untuk berkembang.
“Kalau ingin berkembang, jangan hanya mengandalkan satu sumber penghasilan. Jalankan peluang yang ada dan ciptakan karakter diri sendiri,” ujarnya.
Selain sesi talkshow, pembekalan wisuda juga diisi dengan sosialisasi tracer study sebagai upaya mendukung transisi karier lulusan USM. UCAC USM juga berencana menggelar job fair pada Juni atau Juli mendatang guna membantu alumni memperoleh peluang kerja.***(bgy)
