Rektor USM Ajak Mahasiswa Baru Jadikan Masa Kuliah sebagai Ruang Bertumbuh
SEMARANG, (Harianterkini.id) – Masa kuliah bukan sekadar perjalanan untuk mendapatkan ijazah. Bagi mahasiswa, periode tersebut menjadi kesempatan untuk mengenali potensi diri, memperluas pertemanan dan jaringan, mengasah kemampuan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Rektor Universitas Semarang (USM), Dr. Supari, S.T., M.T., dalam program Rektor Menyapa bertema “Selamat Datang Mahasiswa Baru USM” di Studio Radio USM Jaya Semarang, Selasa (15/9/2026).
Talkshow tersebut menjadi ruang bagi Rektor USM untuk menyapa secara langsung mahasiswa baru yang sebelumnya telah mengikuti kegiatan Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa (Pakem) pada 12–14 September 2026.
“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah, sekolah, latar belakang, dan cita-cita. Setelah resmi menjadi mahasiswa USM, mereka tidak hanya menjadi mahasiswa, tetapi juga bagian dari keluarga besar USM atau yang disebut USMers,” kata Supari.
Menurutnya, mahasiswa perlu memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan diri secara menyeluruh.
Kemampuan akademik tetap penting, namun perlu diimbangi dengan karakter, komunikasi, kerja sama, kreativitas, inovasi, pola pikir kritis, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Karena itu, mahasiswa baru didorong untuk aktif memanfaatkan berbagai fasilitas dan kesempatan yang tersedia di lingkungan kampus.
Mulai dari perpustakaan, organisasi kemahasiswaan, kegiatan akademik dan nonakademik, hingga berbagai ruang untuk membangun relasi dan mengembangkan soft skill.
“Manfaatkan berbagai fasilitas dan kesempatan yang tersedia di kampus. Jangan hanya mengejar kemampuan akademik, tetapi juga kembangkan kemampuan lainnya yang akan menjadi bekal setelah lulus,” ujarnya.
Menjadi Bagian dari Keluarga Besar USM
Dalam kesempatan tersebut, Supari juga menjelaskan makna sebutan USMers bagi mahasiswa dan seluruh keluarga besar USM.
Menurutnya, menjadi USMers bukan sekadar status sebagai mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, maupun bagian lain dari USM.
Lebih dari itu, terdapat rasa memiliki terhadap universitas serta tanggung jawab untuk menjaga nama baik dan marwah USM.
Semangat tersebut diharapkan tetap melekat hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan dan menjadi alumni.
“Kami berharap semangat tersebut tetap dibawa mahasiswa hingga mereka lulus dan menjadi alumni. Hubungan dengan USM tidak berhenti ketika masa perkuliahan selesai, tetapi tetap menjadi bagian dari identitas dan kontribusi mereka di masyarakat,” ungkapnya.
Bijak Memanfaatkan AI
Memasuki era perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Supari juga mengingatkan mahasiswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.
Menurutnya, AI dapat menjadi alat bantu untuk mencari informasi, mengembangkan ide, melakukan analisis, hingga meningkatkan produktivitas.
Namun, kemudahan teknologi tidak boleh membuat mahasiswa kehilangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, integritas, dan etika.
“Gunakan AI untuk membantu mencari informasi, mengembangkan ide, melakukan analisis, dan meningkatkan produktivitas. Namun kemampuan berpikir kritis, kreativitas, integritas, dan etika tetap harus dimiliki oleh mahasiswa,” tegasnya.
Dalam talkshow tersebut, Supari juga memaparkan sejumlah perkembangan dan prestasi yang telah diraih USM.
Menurutnya, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh USMers, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga mitra dan Yayasan Alumni Undip sebagai badan penyelenggara USM.
Salah satu capaian tersebut adalah penghargaan The Best Most Trusted University in Quality Education Program of the Year dalam Indonesian Best 50 School Excellence Award 2026 yang diterima USM pada 10 Juli 2026 di Sleman, Yogyakarta.
Selain itu, USM juga memberikan apresiasi kepada 15 mahasiswa berprestasi yang meraih capaian di tingkat nasional hingga internasional dalam berbagai bidang, seperti olahraga, akademik, seni, dan kreativitas.
Menata Anak Tangga Menuju Masa Depan
Menutup pesannya kepada mahasiswa baru, Supari mengajak mereka memanfaatkan masa kuliah sebaik mungkin.
Ia mendorong mahasiswa untuk memiliki impian tinggi, berani mengambil kesempatan, serta terus mengembangkan kemampuan secara bertahap.
“Bermimpilah setinggi-tingginya, manfaatkanlah masa kuliah di USM sebaik-baiknya. Jadikan setiap waktu, setiap menit, jam, dan hari di USM sebagai proses untuk menata anak tangga Anda naik menjadi pribadi yang lebih baik. Singkatnya, be your best version,” tandasnya.
Ia berharap mahasiswa baru tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar akademik.
Lebih dari itu, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang unggul, mandiri, berkarakter, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta tetap membawa nama baik USM sebagai bagian dari keluarga besar USMers.***(bgy)
