Wakil Wali Kota Semarang Minta PSIS Tak Patah Semangat Usai Ditahan Imbang Persikad

InShot_20261105_233238480
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin meminta para pemain PSIS Semarang tetap menjaga semangat dan optimisme meski gagal meraih kemenangan saat menjamu Persikad Depok dalam lanjutan kompetisi Championship 2026/2027.

Dukungan tersebut disampaikan Iswar setelah menyaksikan langsung pertandingan pekan kedelapan Grup A antara PSIS Semarang melawan Persikad Depok di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (1/11/2026) sore.

Dalam pertandingan tersebut, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol atau 0-0.

PSIS yang tampil di hadapan pendukung sendiri belum mampu memaksimalkan sejumlah peluang untuk mengamankan tiga poin.

Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan tanpa kemenangan PSIS menjadi empat pertandingan.

Usai pertandingan, Iswar menilai hasil tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar.

Menurutnya, pembenahan perlu dilakukan agar performa tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang itu semakin meningkat pada pertandingan berikutnya.

“Hasil imbang hari ini tentu menjadi bahan evaluasi bagi PSIS Semarang untuk terus berbenah dan meningkatkan performa ke depan,” ujar Iswar.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain, pelatih, dan ofisial yang telah berusaha maksimal sepanjang pertandingan.

“Saya mengapresiasi perjuangan seluruh pemain, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga:  Dema Fakultas Psikologi USM Gelar Rapat Koordinasi 1

Iswar juga mengingatkan para pemain agar tidak larut dalam kekecewaan. Ia meminta seluruh elemen tim tetap menjaga kekompakan, mentalitas, serta optimisme dalam menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Tetap jaga semangat, kekompakan, dan optimisme untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Pemerintah Kota Semarang bersama masyarakat berharap PSIS terus menunjukkan perkembangan positif dan mampu memperbaiki hasil pertandingan ke depan.

“Kami berharap PSIS terus menunjukkan perkembangan positif dan mampu meraih hasil yang lebih baik,” ungkap Iswar.

Ia menegaskan, dukungan masyarakat Semarang akan terus mengiringi perjuangan tim kebanggaan Kota Lunpia tersebut.

“Dukungan serta doa dari masyarakat Semarang akan selalu menyertai perjuangan PSIS. Tetap semangat, Mahesa Jenar!” pungkasnya.

Penalti Gagal, PSIS Kehilangan Peluang Unggul

Pertandingan berlangsung dengan tempo cepat sejak awal babak pertama. Kedua kesebelasan sama-sama tampil menyerang dan berusaha menciptakan peluang.

PSIS lebih dahulu mengancam melalui Deri Antony Corfe pada menit ketiga. Namun, tendangannya masih melebar tipis dari gawang Persikad. Corfe kembali mendapatkan kesempatan pada menit keenam, tetapi sepakannya belum menemui sasaran.

Peluang berikutnya hadir melalui Felipe Cadenazzi pada menit ke-14. Sayangnya, tendangan striker PSIS tersebut masih mampu diamankan penjaga gawang Persikad.

Baca Juga:  Tim PkM Universitas Semarang Beri Pendampingan Kepada Para Pelaku Usaha Mikro di Desa Tamangede Kendal

Tim tamu juga beberapa kali mencoba memberikan perlawanan. Fitra Ridwan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti pada menit ke-15, tetapi bola dengan mudah diamankan kiper PSIS.

Persikad kembali mengancam melalui Gustavo pada menit ke-28. Namun, tendangan jarak jauhnya belum membahayakan gawang tuan rumah.

Momen penting terjadi pada menit ke-36 ketika wasit melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR) menyusul insiden jatuhnya Cadenazzi di dalam kotak penalti. Setelah meninjau tayangan ulang, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada PSIS.

Cadenazzi yang maju sebagai eksekutor pada menit ke-39 gagal menjalankan tugasnya. Tendangan pemain asal Argentina tersebut berhasil dibaca dan ditepis kiper Persikad, Dafa Al Gasemi.

Kegagalan tersebut membuat PSIS kehilangan kesempatan untuk unggul. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Serangan PSIS Belum Membuahkan Gol

Memasuki babak kedua, PSIS meningkatkan intensitas serangan untuk memecah kebuntuan. Namun, rapatnya pertahanan Persikad membuat sejumlah upaya tuan rumah belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-57, tendangan keras Cadenazzi berhasil diblok pemain belakang Persikad. Enam menit berselang, sundulannya juga masih melebar tipis di sisi kanan gawang lawan.

Penampilan gemilang Dafa Al Gasemi kembali menjadi penghalang PSIS. Pada menit ke-73, kiper Persikad tersebut sukses menepis tendangan terarah Deri Antony Corfe.

Baca Juga:  Unity Sports Center Semarang Jadi Pusat Baru untuk Semangat Olahraga dan Persahabatan di Indonesia

Memasuki menit-menit akhir pertandingan, PSIS terus berupaya mencari gol kemenangan. Peluang emas tercipta pada menit ke-88 melalui umpan Corfe yang melintas di depan mulut gawang. Namun, tidak ada pemain tuan rumah yang berhasil menyambut bola tersebut.

PSIS kembali mendapat kesempatan menjelang berakhirnya waktu normal. Tendangan keras pemain pengganti Bustos hanya membentur mistar gawang Persikad.

Hingga wasit meniup peluit panjang, kedua tim tidak mampu mencetak gol. Skor 0-0 pun menjadi hasil akhir pertandingan.

PSIS Tertahan di Peringkat Kelima

Hasil imbang tersebut membuat Persikad Depok mengoleksi 13 poin dari delapan pertandingan dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup A Championship 2026/2027.

Sementara PSIS Semarang mengumpulkan 11 poin dari delapan laga dan harus puas berada di posisi kelima.

Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi skuad asuhan Widodo C Putro untuk segera melakukan evaluasi dan memperbaiki performa agar kembali bersaing memperebutkan posisi lebih baik di klasemen.

Dukungan dari Pemerintah Kota Semarang dan masyarakat diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi Laskar Mahesa Jenar untuk bangkit pada pertandingan berikutnya.***