Green Economy, Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Dorong Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Lingkungan dan Pertumbuhan Ekonomi

IMG-20230616-WA0006
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Green Economy atau Ekonomi Hijau di Jawa Tengah merupakan bentuk komitmen dunia usaha dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus pertumbuhan Ekonomi. Juga merupakan suatu gagasan ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan secara signifikan .

Hal itu dikatakan, Wakil Ketua DPRD Jateng Fery Wawan Cahyono, SPi MSi saat opening specch Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Green Economy Rethoric & Reality: Upaya Mendorong Ekosistem Dunia Usaha Jawa Tengah mendukung Perwujudan Program Ekonomi Rendah Karbon” Program ECO Kadin Jateng di Kota Semarang, Jawa Tengah Kamis (15/6).

Baca Juga:  Peringati HSN 2023, Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono : Perkuat Semangat Persatuan antar Masyarakat Tanpa Memandang Perbedaan

Menurutnya, penerapan ekonomi hijau di Jawa Tengah dapat menciptakan peluang baru bagi sektor- sektor ekonomi yang berpotensi menghasilkan lapangan kerja.

“ Sektor-sektor yang menghasilkan lapangan kerja seperti energi terbarukan, pertanian berkelanjutan, dan pariwisata ramah lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga:  Gelar Kopdar di Banjarnegara, Ferry Wawan Cahyono Akui Driver Ojol adalah Garda Terdepan dalam Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Kadin Jateng dan dunia usaha dapat mendorong tercapainya pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan berkelanjutan, karena telah memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki Jawa Tengah secara bijak dan berkelanjutan.

Adapun Keynote Speech Staf Ahli Madya Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI Irwan Dharmawan, memberikan materi Peran Kebijakan Fiskal dalam Transformasi Berkelanjutan. Sejumlah narasumber yakni Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng Sujarwanto Dwiatmoko, Guru Besar Ilmu Lingkungan Undip Sudharto P Hadi dan Direktur Kelembagaan & Humas KIT Batang M Fakhrur Rozi. SM

Baca Juga:  Lebih dari 1 Juta Penumpang Gunakan Face Recognition, KAI Daop 4 Semarang Mantapkan Langkah Digitalisasi