Seorang Pencari Ikan Hanyut di Sungai Progo Magelang Saat Mencari Ikan, Basarnas Semarang Lakukan Pencarian 

InShot_20250614_101810949
Bagikan:

MAGELANG, (Harianterkini.id) – Seorang pencari ikan bernama Endang Mustawa (43) warga Jetis RT. 01/RW. 02, Karangrejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang hanyut dan hilang saat menjala ikan di Sungai Progo Magelang. Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu, 11 Juni 2025 petang sekitar pukul 18.30 WIB.

“Benar kami menerima info tadi pagi bahwa ada orang hanyut di sungai Progo pada petang kemarin, dan saat ini kami sudah mengirimkan satu tim dari Unit Siaga Basarnas Borobudur untuk melakukan pencarian bersama dengan tim SAR gabungan,” kata Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang, belum lama ini.

Baca Juga:  Perkuat Upaya Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional, Pemerintahan Kota Semarang Akan Gelar Seminar Nasional KH Sholeh Darat

Korban diketahui pergi menjala bersama dua orang rekannya di Sungai Progo. Begitu tiba di sungai berbatu tersebut, korban dan dua rekannya kemudian berpencar dengan membagi daerah menjala menjadi tiga bagian yakni daerah Barat, Tengah, dan Timur Sungai Progo.

Korban sendiri berada di sisi timur sungai Progo yang berseberangan dengan kedua rekannya.

Saat tengah menjala, sekira pukul 18.30 WIB tiba-tiba debit air sungai meningkat. Mereka bertiga kemudian berusaha menepi dan berhasil keluar dari air.

Baca Juga:  Pabersi Jateng Kirimkan Tiga Atlet Angkat Besi Jateng Berangkat ke PON XXI Aceh Sumut 2024

Namun karena posisi korban yang berseberangan, ia tetap berada di pinggir sungai menunggu air surut.

Pukul 19.00 WIB keberadaan korban masih diketahui oleh dua rekannya karena mereka masih sempat berkomunikasi. Korban sempat menyalakan api sebentar untuk menandakan ia selamat dan masih berada di sana.

Namun air tidak kunjung surut dan bahkan semakin meninggi akibat hujan deras yang turun di daerah hulu. Sekira pukul 19.30 WIB kedua rekannya kemudian berteriak memanggil korban namun tidak ada jawaban.

Baca Juga:  Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

Diduga korban saat itu telah hanyut terbawa air sungai yang semakin deras. Karena cuaca sudah gelap dan lokasi berbahaya, kedua rekan korban akhirnya memutuskan pulang dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwenang dan juga tim SAR.

“Pencarian hari ini tim melakukan penyisiran di sepanjang sungai baik dengan menggunakan perahu rafting, penyelaman di area yang dicurigai korban berada maupun dengan berjalan kaki menyusuri sungai. Arus sudah surut dan cuaca cerah. Semoga korban lekas ketemu,” Ungkap Budiono.***

Sumber : Basarnas Kota Semarang