Tim PkM USM Beri Pelatihan Manajemen Risiko Konstruksi kepada Karyawan Gudang Bulok di Demak

InShot_20250805_195820184
Bagikan:

DEMAK, (Harianterkini.id) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) memberikan Pelatihan “Manajemen Risiko Konstruksi” untuk para pekerja konstruksi, di Gudang Bulok Kabupaten Demak, baru-baru ini.

Tim PkM USM terdiri atas Ketua Ir. Sutik S.T., M.T., anggota tim Fitria Maya Lestari, S.T., M.T., Ir. Etika Herdiarti, S.T., M.T. dan Nuryanto Sasmito Slamet, S.T., M.Eng., Ph.D..

Baca Juga:  Pakar Hukum Unsoed: Serangan Pribadi Terhadap ST Burhanuddin Bermotif Lemahkan Penegakan Hukum

Menurut Sutik, kegiatan yang didanai Universitas Semarang (USM) itu merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tujuan kegiatan memberikan pelatihan untuk meminimalisasi potensi kegagalan dalam pelaksanaan konstruksi yang berfokus pada penyusunan RKK.

Baca Juga:  Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Seorang Pendaki yang Hilang di Gunung Slamet

Hal itu merujuk pada PerMen PUPR No. 10-2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).

SMKK bukan hanya terkait K3 saja. Namun terdiri atas Pengkajian dan Perencanaan, Perancangan, Pengadaan, Pelaksanaan, dan Pengawasan.

”Kami memberikan pelatihan tentang management risiko karena pada setiap tahapan proyek tidak terlepas dari berbagai risiko dan ketidak pastina yang mempengaruhi baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” kata Sutik.

Baca Juga:  Volume Penumpang KA PSO di Daop 4 Semarang Capai 700 Ribuan Orang pada Semester 1 2025, KAI Daop 4 Dorong Akses Transportasi Merata dan Berkelanjutan

“Untuk mengurangi dampak yang merugikan bagi pencapaian tujuan fungsional suatu proyek konstruksi, diperlukan manajemen risiko terhadap risiko-risiko yang ada, sehingga kerugian yang terjadi masih dalam batas-batas yang dapat diterima,” imbuhnya.***(bgy)