Tim PkM FE USM Beri Pelatihan Peran dan Strategi E-commerce Kepada UMKM Desa Jragung

InShot_20251122_173137027
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) memberikan Pelatihan Aspek Peran dan Strategi E-commerce ke 40 Pelaku UMKM Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, baru-baru ini.

Tim PkM USM terdiri atas Ketua Edy Mulyantomo, S.E., M.M., anggota Dian Triyani, S.E., M.M., Drs. Wawan Setiawan, M.M., Muryanto Agus Nuswantoro, STP., M.M.

Menurut Edy Mulyantomo, tujuan kegiatan untuk membantu masyarakat terutama home industri termasuk juga pelaku UMKM dalam memudahkan segala aktivitas dan pekerjaan mereka sehari-hari.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan Harga Sembako di Pekanbaru Stabil, Bawang Putih Naik

”Tujuan ini memberikan manfaat yang cukup efektif dalam mengoptimalkan banyak hal hingga kita tidak perlu memakan banyak waktu serta usaha untuk mencapai target dari pekerjaan kita,” katanya.

Dia mengatakan, dengan adanya penerapan strategi pemasaran online melalui media online dan e-commerce maka pelaku UMKM dapat menerapkan strategi pemasaran yang tepat tentang pemahaman fungsi, jenis dan pentingnya marketing mix melalui digital marketing online.

Baca Juga:  Kota Semarang Raih Penghargaan Badan Publik Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Terbaik Kategori Informatif

Dia berharap, melalui kegiatan tersebut keuntungan usaha pelaku UMKM tambah besar.

Usaha para pelaku UMKM di Desa Jragung ini bervariasi antara lain, makanan dan minuman, kue (basah dan kering), sembako, sayuran fashion dan jasa. Selama ini, mereka menemui kendala dalam memasarkan usahanya.

“Kami memberikan strategi pemasaran yang tepat tentang pemahaman fungsi, jenis dan pentingnya marketing mix melalui e-commerce digital marketing online,” ujarnya.

Baca Juga:  KAI Daop 4 Semarang Imbau Penumpang Mengalokasikan Waktu Perjalanan Menuju Stasiun Dengan Baik pada 31 Desember 2024

Menurutnya, beberapa media sosial dan e-commerce yang bisa digunakan untuk pemasaran usaha antara lain, Whatsapp (WA), Instagram, Youtube, Tiktok, Facabook, Twitter, Line, Telegram, Olx serta beberapa market place seperti Shopee, Lazada, Buka Lapak, Blibli.

Antusias para peserta pelaku UMKM sangat tinggi. Hal itu terbukti dengan banyaknya peserta merasa adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana mengelola usaha UMKM melalui bagaimana penerapan strategi pemasaran melalui e-commers digital marketing online.***(bgy)