Stadion Tri Lomba Juang Ditutup Dua Bulan, Pemerintah Kota Semarang Akan Lakukan Renovasi Lintasan Atletik

InShot_20260612_080543143
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menutup sementara Stadion Tri Lomba Juang (TLJ) selama dua bulan, mulai Juli hingga Agustus 2026, guna mendukung proses renovasi lintasan lari (jogging track) dan peningkatan fasilitas olahraga di kawasan stadion.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dalam menghadirkan fasilitas publik yang berkualitas, sekaligus mendukung pengembangan olahraga dan sport tourism di Kota Semarang.

Menurut Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu, pembenahan Stadion Tri Lomba Juang dilakukan agar masyarakat dan atlet memiliki sarana olahraga yang lebih representatif, nyaman, dan memenuhi standar yang ditetapkan.

“Warga tetap bisa berolahraga di fasilitas lain milik Pemkot Semarang. Kita punya Stadion Sidodadi yang baru selesai diperbaiki dan kualitasnya juga sangat baik,” kata Agustina, Rabu, 10 Juni 2026.

Baca Juga:  Dosen Universitas Semarang : "AI Dinilai Peluang Baik Bagi Dunia Pendidikan"

“Yang terpenting, masyarakat tetap terlayani selama proses pembenahan berlangsung,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, penutupan sementara stadion diperlukan untuk memastikan seluruh proses pekerjaan dapat berjalan optimal.

Pasalnya, pembangunan lintasan atletik baru menggunakan material khusus berstandar internasional yang membutuhkan proses pemasangan secara cermat dan tidak dapat dilakukan secara terburu-buru.

Agustina menegaskan, pembangunan fasilitas olahraga tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna.

Saat meninjau langsung kondisi stadion, ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan fasilitas publik yang bersih, terawat, dan berkelanjutan.

“Fasilitas yang sudah diperbaiki harus dijaga kualitasnya. Kebersihan dan perawatannya juga harus menjadi perhatian serius agar masyarakat merasa nyaman saat menggunakannya,” tegasnya.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Segera Terapkan Sistem "Sanitary landfill" dan Program PSEL di TPA Jatibarang

Sementara itu, Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, mengatakan proyek renovasi saat ini telah memasuki tahap pra-kualifikasi lelang.

Selain perbaikan lintasan atletik, pekerjaan juga mencakup renovasi lapangan tenis yang berada di kawasan Stadion Tri Lomba Juang.

Menurut Ferry, lintasan atletik yang baru nantinya akan menggunakan material bersertifikat International Association of Athletics Federations (IAAF) dengan masa garansi hingga lima tahun.

Pemkot Semarang menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

“Juli, Agustus, September pengerjaan dan penyempurnaan. Saya optimistis nanti bisa digunakan dengan layak untuk Porprov dan menjadi kebanggaan warga Semarang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agustina menilai pembangunan infrastruktur olahraga merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya mendukung pembinaan atlet, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Kunjungi Rumah Tidak Layak Huni Milik Mbah Muhammad di Mijen

Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga yang berkualitas dapat menarik penyelenggaraan berbagai event olahraga yang mendatangkan peserta maupun wisatawan dari luar daerah.

“Kalau komunitas dan pegiat sport tourism bisa menghadirkan event secara rutin dan terjadwal, sekecil apa pun kegiatannya akan memberikan dampak ekonomi bagi kota,” ungkapnya.

“Orang datang, menginap, berbelanja, dan menikmati destinasi di Semarang. Di situlah olahraga menjadi penggerak ekonomi sekaligus kebanggaan kota,” lanjutnya.

Melalui renovasi Stadion Tri Lomba Juang, Pemkot Semarang berharap dapat menghadirkan fasilitas olahraga berstandar tinggi yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas, sekaligus memperkuat posisi Kota Semarang sebagai tujuan olahraga, wisata, dan penyelenggaraan berbagai event regional maupun nasional.***