Wali Kota Semarang Antisipasi Genangan di Simpang Lima, Drainase Dibersihkan Secara Berkala

InShot_20260705_225410508
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Aktivitas di kawasan Simpang Lima menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan Kota Semarang. Agar kawasan ikon kota itu tetap nyaman dikunjungi, terutama saat musim hujan, Pemerintah Kota Semarang terus melakukan berbagai langkah antisipatif untuk meminimalkan potensi genangan air.

Salah satu upaya yang kini diintensifkan adalah pembersihan saluran drainase di sekitar Simpang Lima.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Pemkot Semarang rutin mengeruk sedimen sekaligus mengangkat sampah yang menghambat aliran air sehingga kapasitas saluran tetap terjaga.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan pemeliharaan drainase menjadi perhatian khusus karena kawasan Simpang Lima merupakan salah satu titik strategis sekaligus wajah Kota Semarang yang setiap hari dipadati aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  Semarang 10K 2026 Jadi Penutup The Ultimate 10K Series, Targetkan 3.500 Pelari

“Pembersihan sedimen saluran di seputar Simpang Lima terus dilakukan oleh kawan-kawan Dinas Pekerjaan Umum agar air bisa lancar mengalir,” ujar Agustina belum lama ini.

Dari hasil pembersihan, petugas menemukan endapan tanah bercampur berbagai jenis sampah, seperti gelas plastik dan plastik berukuran kecil yang terbawa aliran air lalu mengendap di dasar saluran.

Material tersebut dinilai dapat mengurangi kapasitas drainase jika tidak segera dibersihkan.

Baca Juga:  Menikmati Buffet Serba Pedas di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta

Selain mengeruk sedimen, DPU juga melakukan pemeliharaan terhadap grill atau penutup saluran drainase untuk memastikan sistem pengendali air tetap berfungsi dengan baik.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan bahwa setiap pintu masuk gorong-gorong sebenarnya telah dilengkapi grill penyaring sampah.

Namun, sampah berukuran kecil masih kerap lolos dan terbawa aliran air hingga akhirnya mengendap bersama sedimen.

“Grill di setiap pintu masuk gorong-gorong yang tertutup sudah ada. Namun memang masih ada sampah-sampah kecil yang lolos,” jelas Suwarto.

Menurutnya, pembersihan saluran dan pemeliharaan grill akan terus dilakukan secara berkala agar sistem drainase tetap bekerja optimal.

Baca Juga:  Agustin-Iswar Tetap Rendah Hati Meski Unggul dalam Survei Pilwalkot Semarang 2024

Dengan aliran air yang lancar, potensi genangan di kawasan Simpang Lima diharapkan dapat diminimalkan, terutama saat curah hujan tinggi.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menjaga kualitas ruang publik.

Selain membangun infrastruktur, pemeliharaan secara berkelanjutan juga terus dilakukan agar fasilitas yang telah tersedia mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekaligus menjaga Simpang Lima tetap menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan representatif sebagai salah satu ikon kebanggaan Kota Semarang.***