Ratusan Jamaah Ramaikan Maulid Nabi Muhammad SAW Yang Digelar Oleh Masjid Jami’ Alqodar Sendangmulyo Semarang

InShot_20250916_001701761
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Masjid Jami Alqodar Sendangmulyo Semarang menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, belum lama ini. Kegiatan yang menghadirkan narasumber Dr. H. Mohammad Arja Imroni, MAg., itu diikuti ratusan jamaah.

Dalam kegiatan tersebut, Takmir Masjid Alqodar dan Unit Pengelola Zakat Alqodar membagikan 135 door price dan 350 paket beras kepada mustahiq.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Alqodar Sendangmulyo, Isdiyanto Isman mengatakan bahwa pihaknya berterima kasih kepada para jamaah yang memberikan donasi mulai dari pembangunan TPQ, perbaikan interior masjid.

Baca Juga:  Ferry Wawan Cahyono: Lomba Kicau Burung Merupakan Upaya Nyata dalam Mempertahankan Keanekaragaman Budaya

Dia berharap, ke depan taman kanak-kanak yang didirikan mendapat Akreditasi A.

”Pembagian paket beras ini bertujuan menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial dalam diri umat, serta menyempurnakan ibadah,” kata Isdiyanto.

“Kami juga berharap, bisa mempererat tali persaudaraan dan rasa kasih sayang antar umat Islam, serta membantu dan membahagiakan kaum dhuafa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Wali Kota Agustina Bidik Semarang Bebas TBC 2028, Lebih Cepat dari Target Nasional

Sementara itu, Mohammad Arja Imroni dalam tausiyahnya mengatakan bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW membawa rahmat bagi seluruh alam. Setiap nabi memiliki doa mustajab.

”Nabi Muhammad doanya akan diberikan kelak di yaumul akhir untuk memberi safaat umat dari pembebasan api neraka,” tuturnya.

Dia juga mengajak jamaah untuk menghindari ghibah dan menekankan pentingnya menjaga lisan dengan merujuk pada larangan Allah SWT dalam Al-Quran (QS. Al-Hujurat: 12) dan sabda Rasulullah SAW.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Usulkan Pembangunan Tiga SMA Negeri Baru di Kota Semarang

”Cara menghindarinya adalah dengan menjaga kehormatan orang lain, menyelesaikan masalah secara langsung, mengingat dampak negatif ghibah terhadap diri sendiri dan masyarakat, serta berdoa agar terhindar dari perbuatan yang mendekatkan pada kemurkaan Allah,” ungkapnya.***(bgy)