Pascasarjana Universitas Semarang Sukses Gelar Guest Lecture 2026

InShot_20260207_173457216
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Program Pascasarjana Universitas Semarang (USM) sukses menggelar kegiatan Guest Lecture bertajuk ”Current Trends in Thesis and Dissertation Research” dengan menghadirkan pakar ternama dari Malaysia, Prof. Dr. Noor Ismawati Binti Jaafar dari University Malaya, belum lama ini.

Kegiatan dibuka Direktur Pascasarjana USM, Dr. Muhammad Junaidi, S.H.I., M.H.

Dalam sambutannya, Junaidi menekankan pentingnya bagi mahasiswa pascasarjana untuk memahami dinamika riset global agar tesis dan disertasi yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar kelulusan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata pada literatur ilmiah dunia.

Baca Juga:  Majukan Pariwisata, Wali Kota Semarang Dukung Festival Layang-Layang  Internasional di Kota Semarang

”Kami berharap, kehadiran delegasi dari University Malaya ini menjadi pemantik semangat bagi sivitas akademika USM untuk terus berinovasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Dengan terselenggaranya kuliah tamu ini, Pascasarjana USM membuktikan langkah nyatanya dalam mewujudkan visi menjadi institusi pendidikan yang unggul dan berwawasan global,” ujarnya.

Baca Juga:  Lagu Indonesia Raya Berkumandang di FOODSIM’2026

Dalam paparannya, Prof. Dr. Noor Ismawati mengupas tuntas mengenai pergeseran paradigma dalam penelitian manajemen dan ilmu sosial.

Dia menyoroti integrasi teknologi, isu keberlanjutan (sustainability), dan metodologi penelitian yang lebih adaptif menjadi kunci utama dalam menembus jurnal-jurnal bereputasi internasional.

Baca Juga:  USM LCC Jajaki Kerja Sama Pelatihan Bahasa dengan PT Donlim Technology Indonesia

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh berbagai elemen akademik di lingkungan Universitas Semarang, di antaranya mahasiswa Program Magister Manajemen (MM), mahasiswa Program Doktoral Ilmu Manajemen (DIM), dan para dosen dan jajaran pimpinan Fakultas Ekonomi USM.

Sesi diskusi berlangsung interaktif, di mana para mahasiswa program doktor dan magister berkonsultasi langsung mengenai tantangan riset yang mereka hadapi.***(bgy)