DP2K Semarang Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Kanjengan, Soroti Nasib Pedagang Terdampak
SEMARANG, (Harianterkini.id) – Ketua Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang, Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph.D., meninjau langsung lokasi kebakaran di kompleks Pasar Kanjengan, Sabtu, 2 Mei 2026.
Kunjungan tersebut turut didampingi Sekretaris II DP2K, Dr. Adi Ekopriyono, M.Si.
Dalam peninjauan itu, rombongan melihat kondisi puing-puing bangunan yang hangus terbakar serta berdialog dengan sejumlah pedagang yang masih bertahan di sekitar lokasi.
Beberapa warga tampak mengais sisa barang yang masih bisa diselamatkan dari kebakaran tersebut.
Seperti diketahui, kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan yang berada di belakang kompleks Pasar Johar, Semarang, pada Rabu, 29 April 2026 malam.
Peristiwa tersebut menghanguskan ratusan kios dan menimbulkan kepanikan di kawasan perdagangan tersebut.
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mencatat kerugian sementara mencapai sekitar Rp2,5 miliar.
Dampaknya dirasakan oleh ratusan pedagang, dengan sekitar 220 pedagang kaki lima turut terdampak dalam insiden tersebut.
Proses pendataan dan perhitungan kerugian masih terus dilakukan.
Salah satu pedagang menyebutkan bahwa area yang terbakar sebelumnya merupakan kios buah-buahan.
Namun, dalam beberapa waktu terakhir, lokasi tersebut telah berubah fungsi menjadi tempat penjualan barang kelontong dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sudharto menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa para pedagang kecil.
Ia menilai kebakaran ini berdampak besar terhadap mata pencaharian masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas di pasar tersebut.
“Dalam situasi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja, para pedagang kecil kehilangan tempat berjualan yang menjadi sumber penghidupan keluarga. Semoga mereka mendapatkan perhatian, termasuk penyediaan tempat sementara untuk berjualan,” ujarnya, belum lama ini.
Ia juga berharap para pedagang terdampak dapat diprioritaskan ketika proses pembangunan kembali kawasan pasar dilakukan oleh pemerintah.
Sementara itu, Sekretaris II DP2K, Dr. Adi Ekopriyono, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian lembaga dalam mencermati dinamika pembangunan kota, khususnya yang berdampak langsung pada masyarakat.
“DP2K sebagai mitra Pemerintah Kota Semarang berperan memberikan masukan dan saran demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat, baik diminta maupun tidak diminta,” katanya.
DP2K menilai penanganan pascakebakaran perlu segera difokuskan, terutama pada pemulihan aktivitas ekonomi para pedagang yang terdampak di kawasan Pasar Kanjengan.***(bgy)
