Jadi Tuan Rumah Seri Terakhir, Semarang Siap Sambut 3.500 Pelari

InShot_20260608_011229380
Bagikan:

SURABAYA, (Harianterkini.id) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menghadiri ajang Suroboyo 10K 2026 yang digelar di Balai Kota Surabaya, Minggu, 7 Juni 2026. Kehadirannya sebagai bagian dari persiapan Kota Semarang yang akan menjadi tuan rumah seri penutup sekaligus grand finale The Ultimate 10K Series 2026 pada 13 Desember mendatang.

Kehadiran Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu di Surabaya tidak hanya untuk menyaksikan perlombaan, tetapi juga mempelajari berbagai aspek teknis dan manajerial penyelenggaraan event lari berskala nasional tersebut.

Langkah itu dilakukan agar Semarang mampu memberikan pengalaman terbaik bagi ribuan pelari yang akan datang dari berbagai daerah.

Menurut Agustina, status Semarang sebagai kota penyelenggara seri terakhir menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk menghadirkan event yang berkesan.

“Kami ingin memastikan Kota Semarang tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya lomba, tetapi juga menjadi destinasi yang memberikan pengalaman menyenangkan bagi seluruh peserta,” kata Agustina, Minggu, 7 Juni 2026, di Surabaya.

Baca Juga:  ASN di Riau Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik

“Karena menjadi grand finale, tentu kami ingin menghadirkan sesuatu yang istimewa,” imbuhnya.

Komitmen tersebut didukung pengalaman panjang Kota Semarang dalam menggelar lomba lari 10 kilometer.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2018, Semarang 10K terus berlangsung secara konsisten dan tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-7.

Agustina mengatakan, Semarang termasuk salah satu daerah yang lebih awal menggelar event lari 10K di Indonesia dan hingga kini terus berupaya menjaga kualitas penyelenggaraannya.

Dalam rangkaian The Ultimate 10K Series 2026, Semarang menempati posisi strategis sebagai kota penutup setelah seri sebelumnya digelar di Bandung, Surabaya, dan Tangerang.

Posisi tersebut menjadikan Semarang sebagai lokasi penentuan bagi para pelari yang menargetkan penyelesaian seluruh seri untuk mendapatkan medali eksklusif The Ultimate 10K Series.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Semarang untuk memperkuat citra daerah sebagai destinasi sport tourism.

Berbagai konsep tengah disiapkan dengan menggabungkan unsur olahraga, pariwisata, sejarah, dan kuliner khas Semarang.

Baca Juga:  Temu Kangen dan Reuni Alumni Koran Wawasan Penuh Haru dan Canda Tawa

Salah satu rencana yang sedang dimatangkan adalah penyelenggaraan sejumlah kegiatan pendukung di kawasan Kota Lama Semarang menjelang hari perlombaan.

Kawasan bersejarah tersebut diharapkan menjadi ruang interaksi bagi para peserta untuk menikmati kekayaan budaya dan kuliner lokal.

“Kami ingin peserta tidak hanya datang untuk berlari lalu pulang. Mereka bisa menikmati suasana Kota Lama, mencicipi kuliner khas Semarang, serta merasakan keramahan masyarakat,” ungkapnya.

“Jadi yang dibawa pulang bukan hanya medali, tetapi juga pengalaman yang berkesan,” kata Agustina.

Dukungan terhadap penyelenggaraan Semarang 10K juga datang dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia berharap kualitas penyelenggaraan terus meningkat dari satu kota ke kota berikutnya hingga mencapai puncaknya di Semarang.

“Setelah Surabaya, Tangerang harus lebih baik. Semarang yang terakhir harus menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Baca Juga:  Rektor Universitas Semarang Terjunkan 1.256 Mahasiswa KKN PPM

Harapan serupa disampaikan peserta asal Semarang, Bintoro Setiawan, yang mengikuti Suroboyo 10K.

Ia menilai seri penutup di Kota Semarang harus mampu menghadirkan atmosfer yang lebih meriah dan berkesan dibanding kota-kota sebelumnya.

“Karena Semarang menjadi seri terakhir, yang paling ultimate, maka harus menjadi yang paling baik, paling ramai, dan paling menyenangkan,” tandasnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, The Ultimate 10K Series 2026 menargetkan sekitar 13.500 pelari di empat kota.

Khusus Semarang 10K, jumlah peserta ditargetkan mencapai 3.500 pelari, menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan event tersebut.

Dengan pengalaman penyelenggaraan yang telah teruji, dukungan masyarakat, serta potensi wisata yang dimiliki, Kota Semarang optimistis mampu menghadirkan seri penutup The Ultimate 10K Series 2026 yang tidak hanya sukses secara olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah.***