Mahasiswa KKN USM Dampingi Pelaku UMKM Gedawang Perluas Pasar Lewat GrabFood

InShot_20261106_005828823
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital terus dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik VII Universitas Semarang (USM).

Salah satunya melalui pelatihan pembuatan akun GrabFood bagi pelaku UMKM di RW 08 Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, belum lama ini.

Kegiatan tersebut bertujuan membekali pelaku usaha dengan keterampilan memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan peluang penjualan produk.

Mahasiswa KKN Tematik VII USM di Kelurahan Gedawang, Alfina Fatikha Fatma, mengatakan, selama ini sebagian pelaku usaha masih mengandalkan penjualan secara langsung kepada tetangga, melalui grup WhatsApp, maupun pelanggan tetap.

Menurutnya, pemanfaatan aplikasi GrabFood dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperluas akses pasar sehingga produk UMKM lebih mudah dikenal dan dipesan masyarakat.

Baca Juga:  "January Journey" di UP-PEAK Hotel Simpang Lima Semarang Usung Konsep Warmindo dan Beri Promo Menarik Lainnya!

“Banyak pelaku usaha yang selama ini hanya menjual secara langsung kepada tetangga, grup WA atau pelanggan tetap. Kami memberikan pemahaman pentingnya memanfaatkan aplikasi GrabFood, karena produk mereka bisa dilihat dan dipesan oleh lebih banyak orang tanpa harus menunggu pembeli datang,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan secara langsung, mulai dari memahami manfaat dan mekanisme kerja GrabFood, menyiapkan dokumen serta data usaha, hingga proses pembuatan akun dan pendaftaran toko.

Mahasiswa juga memberikan materi mengenai pengisian profil usaha, pengunggahan foto produk yang menarik, penyusunan daftar menu atau layanan beserta harga, serta pengaturan jam operasional.

Tidak hanya itu, peserta turut dibekali pengetahuan dasar mengenai pelayanan pesanan, menjaga kualitas produk, hingga mengelola ulasan pelanggan.

Untuk memudahkan peserta mempraktikkan kembali materi yang diberikan, mahasiswa KKN USM juga membagikan modul panduan berisi tahapan pendaftaran akun GrabFood.

Baca Juga:  Gelar Media Tradisional di Banjarnegara, Komitmen Ferry Wawan Cahyono dalam Melestarikan Budaya Wayang

Alfina berharap, pelatihan tersebut dapat meningkatkan pemahaman digital pelaku UMKM dan usaha jasa di Kelurahan Gedawang sehingga mampu menjangkau konsumen lebih luas dan mengembangkan usahanya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Fitria Maya Lestari, S.T., M.T., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

Ia menilai, kemampuan memanfaatkan platform digital menjadi salah satu bekal penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola belanja masyarakat.

“Kami berharap, pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dan membawa dampak berkelanjutan bagi usaha peserta,” ungkapnya.

Respons positif juga disampaikan salah satu pelaku UMKM, Istikharoh. Ia mengaku mendapatkan pengetahuan baru dan merasa terbantu dengan pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN USM.

Baca Juga:  Diikuti 5 Kampus, Fakultas Hukum Universitas Semarang Gelar Kuliah Umum

Menurutnya, proses pendaftaran akun GrabFood yang semula dianggap rumit ternyata dapat dilakukan dengan lebih mudah setelah mendapatkan penjelasan dan praktik secara langsung.

“Awalnya saya kira ribet, ternyata bisa dipraktikkan langsung dan dibantu oleh Mbak Fina (mahasiswa KKN USM). Semoga usaha saya bisa lebih ramai setelah masuk GrabFood,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya mereka bertanya kepada mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Sejumlah pertanyaan yang disampaikan antara lain berkaitan dengan kendala pendaftaran, strategi promosi, hingga pengelolaan pesanan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Tematik VII USM berharap semakin banyak pelaku UMKM di Kelurahan Gedawang yang memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran dan pengembangan usaha, sehingga dapat memperkuat perekonomian keluarga maupun masyarakat setempat.***