Polri: Negara Akan Untung Jika IMEI Ilegal Dimatikan

sfs
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., menjelaskan bahwa Kepolisian akan men-shutdown ponsel yang memiliki IMEI ilegal untuk mengetahui modus pemalsuan. Ia pun mengungkapkan bahwa negara akan untung imbas penindakan IMEI ilegal itu.

Baca Juga:  Mentan Optimis Dapat Stop Impor Jagung

“Ini kan kalau kita matikan nanti akan ketahuan alasan ponsel pakai IMEI ilegal,” jelas Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Senin (31/7/23).

Jenderal Bintang Satu itu menambahkan bahwa kemungkinan warga yang membeli ponsel di gerai resmi berpotensi memiliki IMEI ilegal. Oleh karena itu, rencana mematikan ponsel dengan IMEI ilegal ini untuk mengetahui hal tersebut.

Baca Juga:  Hotel Rooms Inc Semarang Kembali Hadirkan "Japanese Week" Penuh Warna di Tanggal 17 Hingga 24 Mei 2025

“Yang kasihan ini yang enggak sadar,” jelasnya lebih lanjut.

Ia pun menambahkan bahwa konsumen yang sengaja membeli HP di pasar gelap akan ketahuan. Mereka akan diminta membayar cukai, sehingga negara untung.

Baca Juga:  Gerak Cepat, Tim Penyidik Pidsus Kejati Jateng Geledah Kantor BUMD PT. CSA Cilacap Kasus Pembelian Tanah Rp. 237 M

“Tadi kan misalnya ‘Iya, Pak, saya sengaja beli black market harganya beda’, ‘ya sudah sekarang kamu bayar ini buat negara’, artinya negara diuntungkan, akan terjadi pemasukan, yang tadinya tidak ada, sekarang ada,” tutupnya.