TPKK Masifkan Gerakan “Ayo Rukun” di Seluruh Kabupaten Kota di Jawa Tengah

ayo-rukun4
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Gerakan “Ayo Rukun” yang diinisiasi oleh Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menjadi inspirasi dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Gerakan ini memicu komitmen kolaboratif dari berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Salah satu contohnya adalah Apel Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Kota Semarang yang diadakan pada hari Senin, 20 Juni 2024, di lapangan SMKN 3 Kota Semarang. Acara ini diikuti oleh 1.500 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dinas terkait, kepolisian, TNI, Kejaksaan, NGO, dan lainnya.

Baca Juga:  Berkas Pasangan Dico-Ali Dinyatakan Lengkap, Bawaslu Bakal Menggelar Musyawarah Tertutup

Selain penyematan rompi TPPK, acara tersebut juga dimeriahkan dengan pentas seni tari oleh para siswa dan flashmob di akhir acara.

Kepala Cabang Wilayah I Provinsi Jawa Tengah, Siswanto, menjelaskan bahwa TPPK adalah tindak lanjut dari gerakan “Ayo Rukun” yang diluncurkan oleh Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, pada Hardiknas tahun ini di Pemalang.

Baca Juga:  ASN dan Non ASN Pemkot Semarang Diimbau Jaga Netralitas Selama Pilkada 2024

“Sebenarnya ini telah di-launching oleh Pak Pj Gubernur Jawa Tengah saat Hardiknas beberapa waktu lalu. Ini menjadi gerakan masif dan serentak di semua kabupaten kota di Jawa Tengah,” ujarnya.

Siswanto menjelaskan bahwa tim tersebut nantinya akan melakukan evaluasi berkala yang kemudian akan menjadi refleksi untuk kegiatan selanjutnya.

“Kita bisa mengantisipasi kegiatan sekecil apapun di luar kendali kita, sehingga membuat anak nyaman belajar,” papar Siswanto.

Baca Juga:  Pemkot Semarang Pastikan Kementerian PUPR Melalui BBWS Bantu Penanganan Banjir di Wilayah Timur Semarang

Sementara itu, Kasat Bimas Polrestabes Semarang, AKBP Juliana Bangun, menyambut baik gerakan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan.

“Hari ini kita membentuk TPPK, dengan tujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan pendidikan,” tuturnya.

Juliana menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung TPPK untuk mewujudkan pendidikan yang aman dan nyaman.

“Ini untuk mendukung Indonesia Emas 2045,” tandas Juliana.