Pesawat Batik Air Tujuan Pekanbaru Gagal Mendarat, Pilot: Jarak Pandang Rendah

Screenshot_2023-05-01-18-39-22-90
Bagikan:

PEKANBARU (Harianterkini.id) – Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6850 dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta tujuan Pekanbaru, Riau, gagal mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, pada Senin (1/4/2023) pagi.

Demi keselamatan penumpang, pesawat ini pun akhirnya dialihkan ke Batam.

Seorang penumpang pesawat Batik Air ID 6850, Fatih mengatakan bahwa pesawat yang ditumpanginya berangkat pukul 05.30 wib, Senin (1/5) pagi dari Bandara Soetta.

Baca Juga:  Raih WTP ke-10 Berturut-turut, Wali Kota Semarang: Setiap Rupiah APBD Harus Kembali untuk Rakyat

“Pesawat sudah mulai turun sekitar pukul 07.00 wib, namun pilot memutuskan naik lagi,” kata Fatih.

Sang Pilot, kata Fatih telah mengumumkan bahwa jarak pandang di Bandara SSK II Pekanbaru tidak memenuhi syarat untuk pendaratan.

Baca Juga:  Pertandingan Sepak Bola Persahabatan Dengan Jurnalis FC Jadi Cara Unik Hotel Dafam Semarang Promosikan Fun Run "Lari Sama Mantan" 

“Pilot bilang karena jarak pandang rendah, tak memenuhi syarat untuk mendarat,” ujarnya.

Pesawat lalu berputar 30 menit sambil menungggu konfirmasi pendaratan dari pihak Bandara SSK II. Namun, jarak pandang belum cukup baik.

“Akhirnya kami dialihkan ke Batam. Mendarat satu jam, baru terbang ke Pekanbaru pukul 9 pagi,” kata Fatih.

Baca Juga:  Dr. Supari Kembali Terpilih Sebagai Rektor Universitas Semarang Periode 2025-2029

Sementara itu, berdasarkan penulusuran di situs pemantauan penerbangan flightaware.com, diketahui bahwa Pesawat Batik Air IS 6850 terbang dari Bandara Soetta pukul 05.30 Wib dengan rute tujuan Bandara SSK II Pekanbaru.

Namun, pendaratan pesawat ini dialihkan atau diverted ke Bandara Hang Nadim, Batam pukul 08.08 wib.