Telah Resmi Dibuka, Festival Kota Lama Semarang 2025 Membuat Pengunjung Kagum

InShot_20250910_233904590
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Suasana meriah dan penuh warna dalam pembukaan Festival Kota Lama (FKL) Semarang 2025 di Laroka Theater, kawasan Kota Lama pada, belum lama ini.

Pengunjung dari dalam maupun luar Kota Semarang pun memadati kawasan bersejarah Kota Lama untuk menyaksikan penampilan orkestra yang memadukan musik Jawa dan internasional.

Rara, pengunjung asal Bandung, mengaku kagum dengan konsep festival yang menggabungkan seni pertunjukan kelas dunia dengan nuansa sejarah Semarang.

“Buat kita bagus banget dari performanya. Tapi mungkin bisa ditambahkan kursi dan papan penunjuk arah parkir supaya lebih nyaman,” kata Rara.

Meski datang dari luar kota, ia menyebut suasana Kota Lama membuat perjalanan jauh terbayar.

Baca Juga:  Agustin-Iswar Selalu jaga Budaya Toleransi Dan Membangun Kota Semarang Jauh Lebih Baik

Sementara itu Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan FKL tahun ke-14 yang mengusung tema “Color of Unity”.

Ia menegaskan festival ini adalah simbol semangat kebersamaan dan apresiasi terhadap warisan budaya.

“Kota Lama adalah cermin masa lalu sekaligus kanvas bagi masa depan. Tradisi dan inovasi berpadu di sini, menjadikan Kota Lama Semarang sebagai warisan budaya dunia,” ujar Agustina.

Agustina juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan heritage Semarang agar semakin menarik wisatawan.

“Kita akan menghubungkan Kota Lama dengan Pecinan, Kampung Melayu, Masjid Kauman, hingga Kampung Jawa lama. Harapannya, keindahan Kota Lama tak berhenti di lingkaran ini saja, tapi meluas sehingga pengunjung betah berlama-lama di Semarang,” ucap Wali Kota Semarang itu.

Baca Juga:  Gunung Semeru Kembali Erupsi

Agustina pun mengapresiasi kemandirian penyelenggaraan festival yang sepenuhnya hasil kolaborasi berbagai pihak.

“Luar biasa, Festival Kota Lama selalu mandiri dan hebat. Tahun ini menghadirkan kolaborasi orkestra dari Belanda dengan sentuhan musik Jawa, benar-benar keren,” jelasnya.

Ia berharap festival ini menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi kreatif dan memunculkan peluang baru bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM, seniman, hingga pemandu wisata.

Diketahui bahwa, Festival Kota Lama 2025 berlangsung 6-14 September 2025 dengan beragam acara, seperti Kuliner Nostalgia Pasar Sentiling di Metro Point, Jazz Kota Lama di Laroka Theater, dan Wayang on the Street di depan Gedung Marsudirini.

Baca Juga:  Demi Wujudkan Kreativitas Berakar Budaya Bangsa, SMP Negeri 2 Semarang Gelar Espero Fest 2024

Pameran budaya juga turut meramaikan, di antaranya Pikat Wastra Nusantara dan Royal Hanbok Exhibition di Gedung Oudetrap.

Acara pembukaan turut dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Sekda Provinsi Jawa Tengah, Forkopimda Kota Semarang, perwakilan Kedutaan Besar Belanda, Kepala OPD, serta berbagai komunitas seni.

Kehadiran orkestra pelajar Kota Semarang di bawah arahan conductor Johny Rahaket menambah kemegahan malam pembukaan.

Festival tahunan ini menjadi ajakan bagi masyarakat untuk tidak hanya menjadikan Kota Lama sebagai destinasi wisata, tetapi juga rumah yang dijaga bersama.

Dengan tema Color of Unity, keberagaman budaya Indonesia dipadukan dalam satu panggung, menghadirkan energi positif bagi Kota Semarang dan warganya.***

Sumber Berita : Humas Pemkot Semarang