Semarang Matangkan Persiapan MTQ Nasional 2026, Fokus pada Kebersihan Masjid dan Penguatan Wisata

InShot_20260421_234528523
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Kota Semarang terus mematangkan berbagai persiapan untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11-21 September 2026.

Sejumlah langkah strategis dilakukan secara terstruktur, mulai dari penguatan sarana dan prasarana, kesiapan venue, hingga penyambutan kafilah dari seluruh Indonesia.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyatakan bahwa salah satu program prioritas dalam menyambut ajang nasional tersebut adalah gerakan kebersihan tempat ibadah, khususnya masjid.

Menurutnya, program ini dirancang sebagai gerakan kolektif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Program ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan gerakan bersama antara pemerintah, masyarakat, hingga pengurus tempat ibadah,” kata Wali Kota Semarang yang akrab disapa, Agustina itu.

Baca Juga:  Semarang Percepat Pengolahan Sampah Modern, Proyek PSEL Resmi Dimulai

Peluncuran (kick off) program tersebut dijadwalkan pada Sabtu (25/4), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang.

Kegiatan ini akan berlangsung secara berkelanjutan hingga menjelang pelaksanaan MTQ.

Melalui program tersebut, seluruh masjid di Kota Semarang ditargetkan berada dalam kondisi bersih, tertata, dan nyaman bagi para kafilah.

“Kami ingin memastikan masjid siap menjadi ruang ibadah yang layak bagi peserta dari berbagai daerah,” tegasnya.

Selain kesiapan utama, Pemerintah Kota Semarang juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung (side event) guna memperkuat syiar Islam sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Beberapa di antaranya meliputi lomba rebana tingkat nasional, expo kaligrafi Islami, pameran halal food khas Semarang, serta IKM Awards yang akan digelar pada hari ketiga hingga ketujuh pelaksanaan MTQ.

Baca Juga:  KKN Perguruan Tinggi, Harmonisasi Pendidikan, Hukum, dan Masyarakat

Untuk menunjang kenyamanan peserta dan tamu, Pemkot juga menyiapkan paket wisata terintegrasi yang mencakup wisata religi, wisata heritage, hingga walk in tour.

Program ini dirancang untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan spiritual Kota Semarang secara lebih luas.

Pengembangan paket wisata tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata yang nyaman dan terkurasi bagi para kafilah dan pengunjung.

Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya penguatan konsep destinasi wisata ramah muslim yang tengah dikembangkan di Semarang, termasuk peningkatan fasilitas ibadah, penataan kawasan wisata, serta penyediaan layanan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan muslim.

Baca Juga:  UKM Pilus Universitas Semarang Gelar Malam Renungan AIDS Nusantara 2025

Kesiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah tidak hanya ditunjukkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan citra sebagai kota yang bersih, ramah, dan religius.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional 2026.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Kota Semarang optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan tamu.

MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai keagamaan, persatuan, serta memperkenalkan potensi daerah di tingkat nasional.***